PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN Azolla pinnata TERHADAP POPULASI Chaetoceros sp.

ANDRI DWI CAHYO, 060810461p (2016) PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN Azolla pinnata TERHADAP POPULASI Chaetoceros sp. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
1. ABSTRAK PK BP 129-16 Cah p.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
2. FULLTEXT PK BP 129-16 Cah p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (818kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Chaetoceros sp. merupakan salah satu pakan alami yang sering digunakan pada pembenihan ikan laut karena disamping memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, pada kondisi lingkungan yang cocok kepadatan dari pakan alami ini cepat meningkat. Nutrien makro dan mikro dalam media kultur Chaetoceros sp. sangat penting untuk mendapatkan nilai produktivitas kultur yang tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrien dari Chaetoceros sp. Azolla pinnata merupakan kelompok paku air yang memiliki kemampuan dalam mengikat N2 dari udara karena adanya simbiosis dengan sianobakteri (Anabaena azollae). Kandungan unsur kimia dalam Azolla pinnata secara kualitatif dan kuantitatif dapat memenuhi kebutuhan unsur makro dan mikro yang sangat penting bagi pertumbuhan Chaetoceros sp. Lama waktu perendaman pupuk Azolla pinnata yang tepat dapat menghasilkan kelarutan nutrien Azolla pinnata menjadi optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas kultur Chaetoceros sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama waktu perendaman Azolla pinnata terhadap pertumbuhan Chaetoceros sp. dan lama waktu perendaman Azolla pinnata terbaik yang memberikan pertumbuhan optimal Chaetoceros sp. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus di Laboratorium Pendidikan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya. Rancangan penenelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chaetoceros sp. yang dikultur pada medium 1 L dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan pupuk Azolla pinnata yang digunakan dalam penelitian yaitu; A (8 mL/L dengan perendaman 4 minggu), B (8 mL/L dengan perendaman 8 minggu), C (8 mL/L dengan perendaman 12 minggu), dan D (kontrol Walne 1 mL/L). Parameter utama yang diamati adalah populasi Chaetoceros sp., sedangkan parameter pendukung yang diamati adalah suhu, salinitas, dan pH. Hasil analisis varian yang dilakukan mulai hari pertama hingga kesebelas menunjukkan bahwa setiap perlakuan lama waktu perendaman pupuk Azolla pinnata memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap populasi dari Chaetoceros sp. (p<0,05). Populasi tertinggi Chaetoceros sp. terdapat pada perlakuan B (503x104 sel/mL) pada hari kesembilan. Pupuk Azolla pinnata dengan konsentrasi 8 mL/L dengan perendaman 8 minggu dapat digunakan sebagai pupuk Chaetoceros sp. menggantikan pupuk Walne. Kualitas air selama penelitian yaitu suhu air berkisar antara 27-30 ○C, suhu ruangan berkisar antara 28-31 ○C, salinitas berkisar antara 24-40 ppt dan pH berkisar 7-9 masih dalam kisaran optimal kultur Chaetoceros sp.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 129/16 Cah p
Uncontrolled Keywords: Azolla pinnata; Chaetoceros sp.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ANDRI DWI CAHYO, 060810461pUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarno, Ir., M.KesUNSPECIFIED
ContributorMoch. Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 11 May 2017 16:42
Last Modified: 11 May 2017 16:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57342
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item