PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK BERBEDA DALAM SISTEM AKUAPONIK TERHADAP FCR (FEED CONVERTION RATIO) DAN BIOMASSA IKAN LELE (Clarias sp.)

FEBRYAN ADI SUKOCO, 141211133034 (2016) PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK BERBEDA DALAM SISTEM AKUAPONIK TERHADAP FCR (FEED CONVERTION RATIO) DAN BIOMASSA IKAN LELE (Clarias sp.). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
1. ABSTRAK PK BP 136-16 Suk p.pdf

Download (245kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
2. FULLTEXT PK BP 136-16 Suk p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan komoditas perikanan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Meningkatnya produksi ikan lele berakibat pada penambahan area lahan budidaya. Teknologi yang sudah banyak diterapkan oleh pembudidaya untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan adalah melakukan budidaya dengan sistem akuaponik. Penggunaan sistem akuaponik mempunyai kelebihan diantaranya adalah penggunaan air yang relatif sedikit karena menerapkan sistem tanpa ganti air. Resirkulasi pada sistem akuaponik terbatas sehingga bahan organik di dasar perairan mengalami penumpukkan. Salah satu usaha untuk mempertahankan kualitas air pada budidaya sistem akuaponik yaitu dengan probiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik berbeda pada sistem akuaponik terhadap FCR dan biomassa ikan lele serta mengetahui probiotik komersil terbaik yang berpengaruh terhadap FCR dan biomassa ikan lele. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni di Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Perlakuan yang digunakan adalah tanpa pemberian probiotik (P0) dan dengan penambahan probiotik berbeda yaitu probiotik A (P1), probiotik B (P2) dan Probiotik C (P3). Analisis data diolah dengan menggunakan ANOVA dan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah pemberian probiotik berbeda dalam sistem akuaponik berpengaruh terhadap FCR dan biomassa ikan lele. FCR terendah (0,9908) dan biomassa tertinggi (2,510) terdapat pada perlakuan P2. FCR tertinggi (1,5150) dan biomassa terendah (1,654) terdapat pada perlakuan P0 (kontrol).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 136/16 Suk p
Uncontrolled Keywords: PROBIOTIK;AKUAPONIK;FCR (FEED CONVERTION RATIO);BIOMASSA IKAN LELE (Clarias sp.)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
FEBRYAN ADI SUKOCO, 141211133034UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBoedi Setya Rahardja, Ir., MPUNSPECIFIED
ContributorAbdul Manan, S.Pi., M.Si.,UNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 11 May 2017 17:59
Last Modified: 11 May 2017 17:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57351
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item