TRANSPLANTASI TERUMBU KARANG MENGGUNAKAN METODE CONBLOK DI WILAYAH PERAIRAN PULAU PRAMUKA BALAI TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA

NINDITA AYU RAHMANIA, 141311133171 (2016) TRANSPLANTASI TERUMBU KARANG MENGGUNAKAN METODE CONBLOK DI WILAYAH PERAIRAN PULAU PRAMUKA BALAI TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PKL PK BP 121-16 Rah t-Abstrak.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
PKL PK BP 121-16 Rah t.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu kekayaan alam yang memiliki peran utama sebagai habitat tempat pencari makan, tempat asupan dan pembesaran bagi berbagai biota laut yang hidup berdampingan dengan terumbu karang. Terumbu karang di Indonesia menurut beberapa literature telah mengalami degradasi yang cukup tinggi yang di sebabkan oleh faktor manusia dan faktor alam, sehingga di perlukan upaya rehabilitasi terumbu karang. Upaya rehabilitasi terumbu karang salah satunya dilakukan dengan cara transplantasi karang. Maka tujuan dari praktek kerja lapang ini adalah mengetahui proses transplantasi terumbu karang dengan metode conblok dan laju pertumbuhan terumbu karang di wilayah perairan Pulau Pramuka Kepulauan Seribu. Transplantasi terumbu karang dengan metode conblok meliputi beberapa tahapan yaitu penentuan lokasi, persiapan alat dan bahan, persiapan bibit karang, penanaman karang, pemeliharaan transplantasi terumbu karang, dan pengukuran kualitas air. Metode ini mempunyai beberapa keuntungan yaitu lebih kokoh dan kuat, cocok untuk karang yang bercabang, ekonomis dan efektif, serta tahan lama. Transplantasi karang dilakukan di tiga titik. Lokasi yang dipilih berdasarkan pada kondisi kedalaman perairan yang tidak terlalu dalam, dasar perairan stabil, salinitas yang baik, bebas dari arus yang kuat dan hempasan gelombang. Salah satu factor yang penting dalam transplantasi terumbu karang adalah pemilihan bibit karang yang baik, bibit yang digunakan minimal memiliki tinggi lima centimeter dan maksimal lima belas centimeter. Selain itu factor penentu keberhasilan transplantasi karang adalah kualitas air yang meliputi suhu 28-30˚C, salinitas 27-40 ppt, pH 7-7.5, dan kecerahan perairan. Jenis karang yang digunakan dalam transplantasi hanya ada empat jenis Acropora.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL PK BP 121-16 Rah t
Uncontrolled Keywords: CORAL TRANSPLANTATION, CONBLOK METHOD
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
NINDITA AYU RAHMANIA, 141311133171UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPutri Desi Wulan Sari, S.Pi., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 17 May 2017 18:22
Last Modified: 17 May 2017 18:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57487
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item