Karakteristik Scaffold Bovine Hydroxyapatite Gelatin Kitosan Terhadap Viabilitas dan Perlekatan Bone Marrow - Mesenchymal Stem Cell Tikus

Nadia Kartikasari, 021414153005 (2016) Karakteristik Scaffold Bovine Hydroxyapatite Gelatin Kitosan Terhadap Viabilitas dan Perlekatan Bone Marrow - Mesenchymal Stem Cell Tikus. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
TKG. 04-16 Kar k abstrak.pdf

Download (676kB) | Preview
[img] Text (lampiran)
TKG. 04-16 Kar k lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17MB) | Request a copy
[img] Text (bab)
TKG. 04-16 Kar k bab.pdf
Restricted to Registered users only

Download (51MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang. Defek pada tulang akibat penyakit degeneratif, periodontitis agresif, trauma, reseksi rahang, dan kelainan kongenital masih menjadi masalah utama di bidang kedokteran gigi. Prosedur pembedahan dan rekonstruksi tulang yang saat ini banyak dilakukan adalah Bone Regeneration Graft (BRG) tetapi metode ini masih memiliki banyak kekurangan sehingga diperlukan pendekatan melalui rekayasa jaringan. Salah satu komponen utama dalam rekayasa jaringan adalah scaffold. Penelitian ini menggunakan scaffold yang terbuat dari bovine hidroksiapatite (BHA), gelatin (GEL) dan kitosan (K) (BHA-GEL-K) sebagai salah satu kandidat biomaterial yang dapat digunakan dalam regenerasi tulang Tujuan. Mengetahui karakteristik scaffold BHA-GEL-K terhadap viabilitas dan perlekatan Bone Marrow Mesenchymal Stem Cell (BM-MSC) tikus Metode. Karakteristik scaffold dilakukan dengan menggunakan uji FTIR, SEM-EDX, porositas swelling, compressive strength, dan degradasi. Viabilitas BM-MSC terhadap scaffold BHA-GEL-K diuji menggunakan MTT assay pada 24 jam, perlekatan BM-MSC terhadap scaffold BHA-GEL-K dievaluasi menggunakan SEM pada hari ke 1 dan 7. Uji statistik dihitung menggunakan uji t. Hasil. Karakteristik scaffold BHA-GEL-K yaitu memiliki komponen gugus fungsional HA, GEL, dan kitosan, unsur yang terkandung adalah O, C, Ca, P, Na, dan Mg, ukuran porositas147,06 μm, rasio swelling 3,00, water content percentage 74,90 %, compressive strength 174,29 kPa, degradasi 11,60 %, viabilitas terhadap BM-MSC 0,558, dan perlekatan BM-MSC pada scaffold mengalami peningkatan dari hari 1 sampai hari ke 7. Kesimpulan. Karakteristik scaffold BHAGEL- K sesuai untuk digunakan dalam regenerasi tulang. Viabilitas BM-MSC terhadap scaffold BHA-GEL-K sebesar 0,558. Perlekatan BM-MSC pada scaffold BHA-GEL-K mengalami peningkatan pada hari ke 1 hingga hari ke 7 Kata kunci : Scaffold, Bovine hydroxyapatite, Gelatin, Kitosan, viabilitas, perlekatan, BM-MSC

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKG. 04-16 Kar k
Uncontrolled Keywords: Scaffold, Bovine hydroxyapatite, Gelatin, Kitosan, viabilitas, perlekatan, BM-MSC
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsEmail
Nadia Kartikasari, 021414153005UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAnita Yuliati, Prof. Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
ContributorIndah Listiana, Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 21 May 2017 18:19
Last Modified: 21 May 2017 18:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57541
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item