PENERAPAN METODE IQF (Individual Quick Freezing) PADA PROSES PEMBEKUAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI PT. SURYA ALAM TUNGGAL, WARU, SIDOARJO, JAWA TIMUR

PRAMAZIYAH FUAIDAH, 141311133093 (2016) PENERAPAN METODE IQF (Individual Quick Freezing) PADA PROSES PEMBEKUAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI PT. SURYA ALAM TUNGGAL, WARU, SIDOARJO, JAWA TIMUR. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
RINGKASAN.pdf

Download (60kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
PKL. PK. BP. 184-16 Fua p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (741kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair. ac.id

Abstract

Pembekuan udang adalah salah satu pengolahan hasil perikanan yang bertujuan untuk mengawetkan makanan berdasarkan penghambatan pertumbuhan mikroorganisme, menahan reaksi-reaksi kimia, dan aktivitas enzim. Pembekuan dapat dilakukan dengan berbagai metode, salah satu metode yang digunakan yaitu metode IQF (Individual Quick Freezing). Metode IQF merupakan pembekuan bahan dalam waktu yang singkat. Manfaat metode IQF adalah mencegah kerusakan karena bakteri, menjamin penanganan yang cepat, menghasilkan penampilan yang lebih baik, dan pemanfaatan ruang freezer secara optimum. Tujuan Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui penerapan metode IQF pada prosses pembekuan udang vannamei (Litopenaeus vannamei) dan perhitungan proses pembekuan udang vannamei dengan menggunakan metode IQF di PT. Surya Alam Tunggal, Waru, Sidoarjo, Jawa timur. Praktek Kerja Lapang telah dilaksanakan di PT. Surya Alam Tunggal, Jalan Raya Tropodo 126, Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada tanggal 18 Januari-20 Februari 2016. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan partisipasi aktif. Hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan metode IQF pada proses pembekuan udang vannamei yaitu dengan cara membekukan udang yang ditata satu-persatu pada conveyor berjalan, lalu dibekukan menggunakan mesin IQF dengan menggunakan amonia sebagai zat pendingin. Berdasarkan perhitungan waktu pembekuan didapatkan waktu 6 menit dengan size 26, sedangkan perhitungan di lapangan didapatkan waktu 11 menit.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL PK BP 184-16 Fua p
Uncontrolled Keywords: Pembekuan udang
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law > K3926-3935 Food processing industries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
PRAMAZIYAH FUAIDAH, 141311133093UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHeru Pramono, S.Pi., M. Biotech.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 22 May 2017 22:31
Last Modified: 22 May 2017 22:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57588
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item