STUDI PENUNDAAN FERTILISASI pada SPERMA IKAN MAS PUNTEN (Cyprinus carpio) di INSTALASI BUDIDAYA AIR TAWAR PUNTEN – BATU, PROPINSI – JAWA TIMUR

RIZAL AWAN MUSTAWAN MALIK, 141311133201 (2016) STUDI PENUNDAAN FERTILISASI pada SPERMA IKAN MAS PUNTEN (Cyprinus carpio) di INSTALASI BUDIDAYA AIR TAWAR PUNTEN – BATU, PROPINSI – JAWA TIMUR. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PKL PK BP 132-16 Mal s-Abstrak.pdf

Download (273kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
PKL PK BP 132-16 Mal s.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan Mas (Cyprinus carpio) merupakan jenis ikan air tawar yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dipacu pertumbuhan produksinya, guna pemenuhan gizi masyarakat. Ikan mas juga termasuk salah satu jenis ikan budidaya air tawar yang banyak dibudidayakan petani baik pembenihan, pembesaran di kolam pekarangan atau air deras. Pada tahun 1933, ikan mas punten pertama kali dikembangkan di Desa Punten, Kota Batu, Jawa Timur. Perkembangan budidaya ikan mas (Cyprinus carpio) di Indonesia mengalami kemajuan pesat dengan sistem pembudidayaan yang bermacam-macam. Namun, usaha dan peningkatan produksi benih ikan mas perlu dikembangkan terus menerus dikarenakan hambatan yang terjadi pada proses pemijahan ikan mas yang dilakukan hanya satu tahun sekali, gonad jantan dan gonad betina ikan mas tidak matang di waktu yang sama pada kolam budidaya, selain itu, viabilitas dan motilitas sperma akan terus menurun jika dikeluarkan dari tubuh ikan. Untuk itu, dilakukan Praktek Kerja Lapang yang bertujuan untuk mempelajari tentang penundaan fertilisasi pada sperma ikan mas punten (Cyprinus carpio). Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di Instalasi Budidaya Air Tawar Punten – Batu, Propinsi – Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2016 sampai 18 Februari 2016. Studi penundaan fertilisasi pada sperma ikan mas punten (Cyprinus carpio) dilakukan dengan memulai tahap seleksi induk jantan matang gonad, pengambilan sperma (stripping) menggunakan spuit, pengenceran sperma dengan NaCl dan air kran, pengamatan sperma secara mikroskopis dengan menggunakan alat mikroskop, Pengamatan sperma secara makroskopis tanpa menggunakan alat mikroskop. Pengenceran sperma dilakukan dengan 2 bahan yaitu dengan NaCl dan air kran. Apabila sperma dilakukan pengenceran menggunakan air kran maka tingkat motilitasnya rendah. Namun, jika sperma dilakukan pengenceran menggunakan NaCl dengan perbandingan 1:9 maka tingkat motilitasnya tinggi. Untuk kegiatan penundaan fertilisasi ini disarankan agar pengenceran sperma dilakukan dengan beberapa perlakuan yang berbeda dan pengawetan sperma perlu adanya perlakuan juga yang dapat menyimpan sperma dengan waktu yang lama sehingga sperma dapat berfungsi kembali saat diperlukan pada proses fertilisasi/pemijahan.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL BP 132-16 Mal s
Uncontrolled Keywords: Sperm Fertilization, Punten Carp (Cyprinus carpio)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
RIZAL AWAN MUSTAWAN MALIK, 141311133201UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Manan, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 22 May 2017 23:18
Last Modified: 22 May 2017 23:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57601
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item