PENANGANAN JIN SHI (MATA MINUS) DENGAN AKUPUNKTUR PADA TITIK CUANZHU (BL2), MUCHUANG (GB16), SIBAI (ST2), HEGU (LI4) SERTA PEMBERIAN NUTRISI WORTEL (DAUCUS CAROTA L.), BAYAM (AMARANTHUS SP), DAN JERUK (CITRUS SINENSIS)

INEKE HARDIYANTI UTARI, 011310413037 (2016) PENANGANAN JIN SHI (MATA MINUS) DENGAN AKUPUNKTUR PADA TITIK CUANZHU (BL2), MUCHUANG (GB16), SIBAI (ST2), HEGU (LI4) SERTA PEMBERIAN NUTRISI WORTEL (DAUCUS CAROTA L.), BAYAM (AMARANTHUS SP), DAN JERUK (CITRUS SINENSIS). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
FV.TA. PT. 13-16 Uta p abstrak.pdf

Download (132kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
FV.TA. PT. 13-16 Uta p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Miopia atau rabun jauh merupakan kelainan refraksi dimana berkas sinar sejajar yang memasuki mata tanpa akomodasi, jatuh pada fokus yang berada di depan retina. Dalam keadaan ini objek yang jauh tidak dapat dilihat secara teliti karena sinar yang datang saling bersilangan pada badan kaca, ketika sinar tersebut sampai diretina sinar-sinar ini menjadi divergen, membentuk lingkaran yang difus dengan akibat bayangan yang kabur. Menurut TCM (Traditional Chinese Medicine), miopi dalam bahasa China disebut Jin Shi, penyebab utama miopi karena defisiensi hati dan ginjal. Miopi terdiri dari dua sindrom, defisiensi Qi dengan kelemahan ingatan serta defisiensi ginjal dan hati. Berdasarkan anamnesa yang telah dilakukan terhadap pasien, pasien mengalami mata minus disebabkan sindrom defisiensi hati dan ginjal. Penanganan mata minus yang diberikan adalah terapi akupunktur pada titik Cuanzhu (BL2), Muchuang (GB16), Sibai (ST 2), Hegu (LI 4) serta pemberian nutrisi Wortel (Daucus carota L.), Bayam (Amaranthus Sp), Dan Jeruk (Citrus sinensis). Dalam menangani kasus mata minus, terapi akupunktur dilakukan dilakukan sebanyak 12 kali dalam 4 tahap terapi setiap tahap terdiri dari 3 kali terapi akupunktur dengan selang waktu 2 hari sekali serta pemberian terapi nutrisi 2 kali sehari selama 24 hari dengan resep yang berbeda. Takaran bahan yang digunakan untuk perawatan nutrisi berdasarkan kebutuhan vitamin A menurut AKG (Angka kecukupan gizi) 2013 dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yaitu sebesar 600mcg untuk wanita dewasa. Terapi akupunktur dan nutrisi yang telah dilakukan selama 24 hari menunjukkan hasil yang baik. Hasil perawatan terapi akupunktur dan terapi nutrisi, terjadi perubahan derajat mata minus (miopia). Pada saat sebelum terapi, mata pasien sebelah kanan -1,25 D dan pada mata pasien sebelah kiri -0,25 D. Pada saat setelah terapi dilakukan pemeriksaan menggunakan Autorefraktormeter terjadi penurunan yaitu didapatkan derajat mata minus pasien sebelah kanan -0,25 D dan pada mata pasien sebelah kiri -0 D. Pemeeriksaan sacara subjektif juga dilakukan menggunakan Snellen Chart, didapatkan hasil derajat mata minus pasien juga mengalami penurunan, yatu pada mata kanan -1,00 D dan pada mata kiri -0 D. Disimpulkan bahwa penanganan Jin Shi (Mata Minus) dengan akupunktur pada titik Cuanzhu (BL2), Muchuang (GB16), Sibai (ST2), Hegu (LI4) serta pemberian nutrisi wortel (Daucus carota L.), bayam (Amaranthus SP), dan jeruk (Citrus sinensis) selama 24 hari dapat mengurangi derajat mata minus pasien dan keluhan penyertanya. Kata Kunci : Miopia, Akupunktur, Nutrisi, Wortel, Bayam, Jeruk

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.TA. PT. 13-16 Uta p
Uncontrolled Keywords: Miopia, Akupunktur, Nutrisi, Wortel, Bayam, Jeruk
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM182-190 Other therapeutic procedures Including acupuncture, pneumatic aspiration, spinal puncture, pericardial puncture
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Pengobat Tradisional
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
INEKE HARDIYANTI UTARI, 011310413037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSuhariningsih, Prof. Dr.,Ir.UNSPECIFIED
ContributorWidati Fatmaningrum, Dr., dr, M. KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 23 May 2017 16:33
Last Modified: 23 May 2017 16:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57607
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item