EFEKTIVITAS DAN STABILITAS FISIKOKIMIA NANOSTRUCTURED LIPID CARRIER COENZYME Q10 PADA BERBAGAI RASIO LIPID SETIL PALMITAT DAN ALFA TOKOFERIL ASETAT SEBAGAI PEMBAWA

ASTRIDANI RIZKY PUTRANTI, NIM.: 051324153003 (2016) EFEKTIVITAS DAN STABILITAS FISIKOKIMIA NANOSTRUCTURED LIPID CARRIER COENZYME Q10 PADA BERBAGAI RASIO LIPID SETIL PALMITAT DAN ALFA TOKOFERIL ASETAT SEBAGAI PEMBAWA. Thesis thesis, Airlangga University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KKB KK-2 TF 04_16 Put e ABSTRAK.pdf

Download (19kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKB KK-2 TF 04_16 Put e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Nanoteknologi merupakan manipulasi materi pada skala atomik dan skala molekular. Kombinasi dari beberapa atom membentuk molekul dengan kisaran ukuran pada skala nano yaitu sekitar 0,2-1000 nm. Nanopartikel alternatif yaitu NLC (Nanostructured Lipid Carrier) sebagai generasi terbaru banyak diteliti dalam beberapa tahun terakhir karena memiliki berbagai kelebihan NLC terdiri dari matriks lipid padat dan lipid cair dalam jumlah tertentu. NLC yang terdiri atas campuran lipid padat dan lipid cair mampu mengakomodasi ruang yang dibutuhkan untuk penjebakan bahan obat. NLC tetap dalam bentukan padatnya dengan cara mengendalikan kadar lipid cair yang ditambahkan ke dalam formulasi, sehingga sifat pelepasan obat terkontrol untuk NLC dapat dicapai. Salah satu bidang bahan yang membutuhkan aplikasi sistem penghantaran obat dengan pelepasan terkendali dan menjamin stabilitasnya adalah antioksidan. Coenzyme Q10 berbentuk serbuk kristalin, tidak larut dalam air, memiliki sifat lipofilisitas yang tinggi. Kelarutan Coenzyme Q10 di air sangat rendah (4 ng/ml), menyebabkan bioavailabilitas dan permeabilitas rute pemakaian oral yang rendah. Senyawa antioksidan merupakan senyawa yang tidak stabil dengan adanya cahaya dan bahan-bahan pengoksidasi yang ada di udara. Salah satu isu utama dari penggunaan Coenzyme Q10 ini terkait dengan efikasi potensial yang ditentukan oleh absorbsi dan bioavailabilitas. Coenzyme Q10 memiliki struktur kimia yang kompleks sehingga formulasi yang dilakukan harus mendapatkan produk dengan stabilitas baik dan efektif. Untuk mendapatkan campuran terbaik dari matriks partikel NLC, maka lipid padat dicampur dengan lipid cair, dalam rasio 70:30 sampai dengan rasio 99,9: 0,1. ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TESIS EFEKTIVITAS DAN STABILITAS... ASTRIDANI RIZKY P x Efektifitas dari sistem NLC ditentukan oleh efisiensi penjebakan. Efisiensi penjebakan sendiri dipengaruhi oleh perbandingan jumlah lipid padat dan lipid cair yang digunakan serta ukuran partikel dari sistem. NLC yang terbentuk dalam sistem dapat meningkatkan drug loading karena peningkatan jumlah lipid cair pada suatu formula dapat meningkatkan efisiensi penjebakannya. Dimana penjebakan bahan aktif tersebut juga dapat berpengaruh pada proses lepasnya bahan aktif dari sistem. Sedangkan lipid padat sebagai matriks padat pada sistem NLC berperan dalam melindungi bahan aktif dari degradasi kimia dan memberikan fleksibilitas yang tinggi dalam mengatur pelepasan bahan aktif. Dalam suatu sistem NLC dapat ditambahkan surfaktan atau emulsifier. Surfaktan ditambahkan untuk menstabilkan nanopartikel yang terbentuk pada sistem serta mencegah adanya penggabungan partikel selama penyimpanan. Pada penelitian ini, dilakukan dua tahap utama yaitu optimasi perbandingan lipid cair alfa tokoferil asetat dan lipid padat setil palmitat dengan jumlah surfaktan Tween 80 dan kosurfaktan propilenglikol yang tetap. Optimasi perbandingan komposisi lipid padat dan lipid cair sistem NLC Coenzyme Q10 dilakukan pada tiga perbandingan yaitu 70:30; 80:20; dan 90:10. Formula dengan perbandingan 70:30 menunjukkan pelepasan in vitro yang lebih tinggi, memiliki karakteristik yang diharapkan dan penetrasi in vivo yang paling tinggi dibandingkan dua formula yang lain. Oleh karena itu, sistem NLC Coenzyme Q10 formula 70:30 dipilih untuk dilanjutak uji stabilitas selama 90 hari. Hasil uji stabilitas menunjukkan bahwa sistem NLC Coenzyme Q10 dengan perbandingan 70:30 stabil selama penyimpanan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TF 04/ 16 Put e
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
ASTRIDANI RIZKY PUTRANTI, NIM.: 051324153003UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ConsultantEsti Hendradi, Dra., M.Si., Apt., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 28 May 2017 17:50
Last Modified: 04 Jun 2017 16:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57699
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item