EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN JARAK MERAH (Jatropha gossypiifolia L.) TERHADAP HOMA-IR, HOMA-β%, DAN AKTIVITAS PPARγ SEL ADIPOSIT MODEL TIKUS DM TIPE 2

Nugroho Wibisono, 011414153032 (2016) EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN JARAK MERAH (Jatropha gossypiifolia L.) TERHADAP HOMA-IR, HOMA-β%, DAN AKTIVITAS PPARγ SEL ADIPOSIT MODEL TIKUS DM TIPE 2. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
TKD. 30-16 Wib e abstrak.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
TKD. 30-16 Wib e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) ditandai dengan penurunan jumlah sekresi insulin dan resistensi insulin. Pemanfaatan daun jarak merah sebagai alternatif tanaman herbal antidiabetes. Penelitian ini bertujuan menganalisis adanya pengaruh pemberian ekstrak daun jarak merah terhadap HOMA-IR, HOMA-β% dan aktivitas PPARγ sel adiposit pada model tikus DM tipe 2. Metode : Rancangan penelitian ini adalah the randomized posttest only control group design. Variabel bebas yaitu diet tinggi lemak, STZ, dan ekstrak daun jarak merah; variabel tergantung yaitu HOMA-IR, HOMA-β% dan aktivitas PPARγ sel adiposit. Subjek penelitian adalah 40 ekor tikus putih jantan strain wistar. Data diuji normalitas dengan Saphiro-Wilk (p>0.05) dan uji homogenitas Varians Levene’s (p>0.05). Uji beda dengan One Way Anova (p<0.05) yang dilanjutkan dengan uji LSD (p<0.05) atau dengan Kruskal-Wallis (p<0.05) yang dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney (p<0.05). Uji korelasi dengan uji Pearson (p<0,05) dan Spearman (p<0,05) antara dosis dengan kadar GDP akhir, dosis dengan HOMA-IR, dosis dengan HOMA-β%, dan antara dosis dengan aktivitas PPARγ sel adiposit. Hasil : Hasil GDP akhir dari kelompok P1, P2, dan P3 setelah perlakuan ekstrak daun jarak merah lebih rendah secara signifikan (p<0.05) dibandingkan kelompok K. Hasil HOMA-IR dari kelompok P1, P2, dan P3 lebih rendah secara signifikan (p<0,05) dibandingkan kelompok K. Hasil HOMA-β% dari kelompok P1, P2, dan P3 lebih tinggi secara signifikan (p<0,05) dibandingkan kelompok K. Hasil aktivitas PPARγ sel adiposit dari kelompok P1, P2, dan P3 lebih tinggi secara signifikan (p>0,05) dibandingkan kelompok K. Kesimpulan : tidak ada hubungan antara dosis ekstrak etanol daun jarak merah (Jatropha gossypifolia L.) dengan penurunan nilai HOMA-IR dan penurunan aktivitas PPARγ sel adiposit model tikus DM tipe 2. Ada hubungan antara dosis ekstrak etanol daun jarak merah (Jatropha gossypifolia L.) dengan peningkatan nilai HOMA-β% dan perbedaan efektivitas pada model tikus DM tipe 2. Kata kunci : ekstrak daun jarak merah, diet tinggi lemak, STZ, GDP. HOMA-IR, HOMA-β%, aktivitas PPARγ sel adiposit

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD. 30-16 Wib e
Uncontrolled Keywords: ekstrak daun jarak merah, diet tinggi lemak, STZ, GDP. HOMA-IR, HOMA-β%, aktivitas PPARγ sel adiposit
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
Nugroho Wibisono, 011414153032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAchmad Basori, Prof. Dr., Drs., M.S., Apt.UNSPECIFIED
ContributorSuhartati, Prof. Dr., dr., M.S.,UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 28 May 2017 18:28
Last Modified: 28 May 2017 18:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57704
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item