UJI BIOKOMPATIBILITAS IN VITRO DEMINERALIZED FREEZE DRIED BOVINE CORTICAL BONE MEMBRANE (DFDBCBM) Eksperimental Laboratorik in Vitro

ENY WAHYUNI, 021080101 (2016) UJI BIOKOMPATIBILITAS IN VITRO DEMINERALIZED FREEZE DRIED BOVINE CORTICAL BONE MEMBRANE (DFDBCBM) Eksperimental Laboratorik in Vitro. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
PPDGS. BMM. 03-16 Wah u abstrak.pdf

Download (282kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDGS. BMM. 03-16 Wah u.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Tindakan pencabutan gigi maupun pengangkatan lesi pada tulang rahang dapat mengakibatkan sisa lingir tulang alveolus menjadi sempit dan memendek serta merupakan penyebab utama atropi tulang rahang. Untuk memperbaiki defek tersebut diperlukan suatu prosedur alveolar bone grafting, dimana diterapkan suatu metode guided bone regeneration yaitu kombinasi antara bone graft material dan membran yang ditempatkan di antara bone graft material dan jaringan lunak. Membran tersebut berfungsi untuk melindungi proses penyembuhan tulang di dalam defek terhadap infiltrasi sel fibroblas. Tujuan: Demineralized Freeze Dried Bovine Cortical Bone Membrane (DFDBCBM) merupakan suatu membran dari tulang korteks bovine yang telah mengalami demineralisasi dan freeze drying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas DFDBCBM pada kultur human gingival fibroblast secara in vitro, dan mengetahui tingkat aselularitas dari membran DFDBCBM yang dibandingkan dengan membran dari pericardium bovine (Jason® membrane, Botiss Dental). Metode: Untuk uji toksisitas digunakan kultur human gingival fibroblast yang dibiakkan dalam DFDBCBM conditioned medium selama 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Setelah itu ditetesi larutan MTT Assay dan kemudian dilakukan pembacaan optical density dengan ELISA reader. Untuk mengetahui potensi imunogenik dilakukan dengan menghitung tingkat aselularitas dari membran DFDBCBM yang dibandingkan dengan membran pericardium. Kedua membran dibuat preparat histologi dengan pengecatan Hematoxillin Eosin (HE) Hasil: Didapatkan hasil bahwa membran DFDBCBM tidak bersifat toksik pada kultur human gingival fibroblast dan tidak didapatkan sel residual pada membran DFDBCBM maupun membran pericardium pada pemeriksaan dengan HE. Simpulan: Pada penelitian secara in vitro, membran DFDBCBM tidak bersifat toksik dan tidak berpotensi menimbulkan respon imun. Kata kunci: membran, bovine membran, guided bone regeneration, alveolar bone graft

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDGS. BMM. 03-16 Wah u
Uncontrolled Keywords: membran, bovine membran, guided bone regeneration, alveolar bone graft
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Oral and Maxilofacial Surgery
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ENY WAHYUNI, 021080101UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRoberto M. Simandjuntak, drg., MS., Sp. BMUNSPECIFIED
ContributorDjodi Asmoro, drg., SU., Sp.BMUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 28 May 2017 18:55
Last Modified: 28 May 2017 18:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57710
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item