TEKNIK KULTUR Nannochloropsis oculata DALAM SKALA LABORATORIUM DAN SKALA MASSAL DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO JAWA TIMUR

ULFI NUFITA SARI, 141311133011 (2016) TEKNIK KULTUR Nannochloropsis oculata DALAM SKALA LABORATORIUM DAN SKALA MASSAL DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO JAWA TIMUR. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
RINGKASAN.pdf

Download (197kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
PKL. PK. BP. 245-16 Sar t.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair. ac.id

Abstract

Pakan alami dalam usaha budidaya pembenihan ikan merupakan faktor yang sangat penting, maka perlu adanya pengetahuan tentang teknik kultur fitoplankton yang baik sehingga dapat mencukupi kebutuhan pakan alami bagi pembenihan ikan dan non ikan. Pakan yang baik akan memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh biota budidaya untuk tumbuh dan berkembang. Nannochloropsis oculata merupakan mikroalga berwarna hijau, tidak motil dan memiliki 2 flagel yang salah satu flagel berambut tipis. Selnya berbentuk bulat berukuran sedang dengan diameter 2-4 μm tergantung spesiesnya dengan chloroplast yang memiliki stigma. Selnya bereproduksi membentuk 2-8 sel anak didalam sel induk dan dilepaskan pada lingkungan. Cahaya mempunyai pengaruh langsung dalam proses fotosintesis dan pengaruh tidak langsung melalui pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan Praktek Kerja Lapang (PKL) ini yaitu mengetahui teknik kultur Nannochloropsis oculata dalam skala laboratorium dan skala massal di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo, serta mengetahui kendala yang ada dalam teknik kultur Nannochloropsis oculata baik skala laboratorium maupun skala massal di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo Jawa Timur. Kegiatan PKL dilaksanakan pada tanggal 18 Januari hingga 18 Februari 2016. Metode Kerja yang yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan partisipasi aktif, observasi, wawancara dan studi pustaka. Kultur Nannochloropsis oculata dimulai dari persiapan peralatan dan media kultur, sterilisasi alat dan bahan, pembuatan pupuk dan media, isolasi inokulan dan kultur. Kultur dimulai dari petridisk dilanjutkan ke tabung reaksi kemudian pada erlenmeyer. Kultur pada erlenmeyer dilanjutkan pada gelas kaca dan Carboy. Faktor yang dapat menghambat pertumbuhan kultur skala laboratorium yaitu adanya kontaminan pada media seperti: bakteri, jamur dan protozoa. Sedangkan pada skala massal dipengaruhi oleh adanya kontaminan pada tempat terbuka serta mendung yang menyebabkan tidak adanya cahaya matahari.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL PK BP 245-16 Sar t
Uncontrolled Keywords: nannochloropsis oculata; budidaya air payau
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ULFI NUFITA SARI, 141311133011UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWoro Hastuti Satyantini, Dr. , Ir., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 30 May 2017 16:05
Last Modified: 30 May 2017 16:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57744
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item