TEKNIK PEMBENIHAN IKAN MAS MANTAP (Cyprinus carpio L.) SECARA INDUCED SPAWNING DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR SUKABUMI

SINTA ALFIONITA, 141311133037 (2016) TEKNIK PEMBENIHAN IKAN MAS MANTAP (Cyprinus carpio L.) SECARA INDUCED SPAWNING DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR SUKABUMI. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
RINGKASAN.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
PKL. PK. BP. 248-16 Alf t.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair. ac.id

Abstract

Ikan mas (Cyprinus carpio L.) merupakan salah satu ikan yang paling banyak dibudidayakan, baik budidaya pembenihan di kolam pekarangan ataupun air deras. Saat ini ikan mas mempunyai banyak ras atau strain. Perbedaan sifat dan ciri dari ras disebabkan oleh adanya interaksi antara genotipe dan lingkungan kolam, musim dan cara pemeliharaan yang terlihat dari penampilan bentuk fisik, bentuk tubuh dan warnanya. Berdasarkan data Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) (2011) strain ikan mas yaitu : punten, majalaya, si nyonya, taiwan, koi. Ikan mas strain Majalaya adalah jenis ikan hasil seleksi yang secara taksonomi termasuk spesies Cyprinus carpio L. dan pertama kali ditemukan di daerah Majalaya - Jawa Barat. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan pada tanggal 18 Januari sampai 18 Februari 2014 yang dilaksanakan di BBPBAT Sukabumi. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah untuk mengetahui teknik pembenihan ikan mas Mantap secara induced spawning, dan permasalahan yang dihadapi dan prospek usaha pembenihan ikan mas Mantap. Teknik pembenihan ikan mas Mantap meliputi pemeliharaan induk, seleksi induk yang siap pijah, persiapan kakaban, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva dan pemanenan. Pemijahan induced spawning dilakukan dengan cara merangsang induk betina dengan penyuntikan hormon perangsang (ovaprim) namun pemijahannya secara alami. Pemijahan dengan perbandingan jumlah induk jantan dan betina adalah 3:1 (3 kilogram induk betina : 1 kilogram induk jantan). Dosis ovaprim yang digunakan untuk induk betina dengan bobot rata-rata 1,67 kilogram adalah 0,8 ml. Hasil pemijahan saat praktek kerja lapang menghasilkan fekunditas sebesar 1.758.700 butir telur dengan daya tetas sebesar 50,5%. Nilai kelulus hidupan yang diperoleh dari kegiatan pemeliharaan larva sampai panen benih adalah 116,75% sebanyak 1.036.960 ekor.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL PK BP 248-16 Alf t
Uncontrolled Keywords: pembenihan ikan; induced spawning
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
SINTA ALFIONITA, 141311133037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarno, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 30 May 2017 16:28
Last Modified: 30 May 2017 16:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57755
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item