PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) SECARA ORAL PADA MENCIT BALB/C TERHADAP PENCEGAHAN PENURUNAN JUMLAH SEL YANG TEREKSPRESI IFN-ɤ dan PENINGKATAN JUMLAH SEL YANG TEREKSPRESI CD 14

Angeline Novia Toemon, 091324353019 (2016) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) SECARA ORAL PADA MENCIT BALB/C TERHADAP PENCEGAHAN PENURUNAN JUMLAH SEL YANG TEREKSPRESI IFN-ɤ dan PENINGKATAN JUMLAH SEL YANG TEREKSPRESI CD 14. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
TI. 17-16 Toe p abstrak.pdf

Download (124kB) | Preview
[img] Text (cover - bab 4)
TI. 17-16 Toe p cover - bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (bab 5 - daftar pustaka)
TI. 17-16 Toe p bab 5 - daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini melakukan uji efek modulator dan imunoprotektor dari ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifollia (L. Merr.) pada mencit BALB/C. Tujuan penelitian adalah mengetahui kemampuan ekstrak etanol bawang dayak sebagai imunomodulator dan imunoprotektor dengan menggunakan metode Imunohistokimia terhadap jumlah nilai peningkatan jumlah sel yang menekspresikan CD 14 serta peningkatan jumlah sel yang mengekspresikan IFN-ɣ . Ekstrak yang diteliti adalah ekstrak etanol dari umbi bawang dayak. Jumlah mencit yang digunakan dibagi dalam 5 kelompok terdiri dari masing-masing 6 ekor mencit. Kelompok 1 mendapatkan perlakuan diberi larutan CMC Na,kelompok 2 diberi larutan metil prednisolon, kelompok 3,4,5 mendapatkan perlakuan masing-masing dosis 50 mg/kg bb,100 mg/kgbb,200 mg/kgbb dan semua diberi metil prednisolon 0,08 mg/kgbb per hari. Pemberian ini diberikan selama 14 hari dan diberikan terminasi pada hari ke 15 untuk mendapatkan KGB yang selanjutnya dengan menggunakan metode Imunohistokimia dicari jumlah sel yang mengekspresikan IFN-ɣ dan jumlah sel yang mengekspresikan CD 14. Analisis statistik dengan Anova satu arah dilanjutkan Uji Beda Nyata terkecil (BNT) menunjukkan bahwa ekstrak etanol pada bawang dayak menunjukkan hasil beda bermakna (signifikan) pada sel pengekspresi CD 14 sedangkan sel pengekpresi IFN-ɣ menunjukkan hasil tidak berbeda (non signifikan). Hal ini berarti ekstrak etanol umbi bawang dayak berpotensi sebagai imunomodulator dan imunoprotektor pada sel CD 14 yang menunjuukan peningkatan aktivitas makrofag. Ekstrak Etanol umbi bawang dayak berdasarkan jumlah rerata meningkat pada sel IFN-ɣ , namun tidak mencapai peningkatan yang tinggi sehingga hasil uji tidak signifikan. Kata kunci :imunomodulator,imunoprotektor, ektrak etanol,bawang dayak

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TI. 17-16 Toe p
Uncontrolled Keywords: imunomodulator,imunoproctection,extract etanol, onion of dayak
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Imunologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Angeline Novia Toemon, 091324353019UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorI.Ketut Sudiana, Prof.Dr., MSUNSPECIFIED
ContributorHartono Kahar, Dr.,dr,Sp.PK,MQIHUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 30 May 2017 19:16
Last Modified: 30 May 2017 19:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57818
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item