KARAKTERISTIK USAHA BUDIDAYA IKAN PENERIMA KREDIT TAMBAK DI BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) SEDATI - SIDOARJO

RISKA KUSUMORINI, 141211133082 (2016) KARAKTERISTIK USAHA BUDIDAYA IKAN PENERIMA KREDIT TAMBAK DI BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) SEDATI - SIDOARJO. Fakultas Perikanan dan Kelautan.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PKL.PK.BP 156-16 Kus k ABSTRAK.pdf

Download (114kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PKL.PK.BP 156-16 Kus k PKL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan potensi sumber daya perikanan yang sangat besar. Keadaan perairan Indonesia juga sangat mendukung kegiatan budidaya baik budidaya di air tawar, payau maupun laut. Saat ini ketiga kegiatan budidaya tersebut sudah mulai dikenal dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat. Seperti kebanyakan pertambakan di Indonesia, daerah pantai timur Sidoarjo merupakan daerah pertambakan yang hingga saat ini pengelolaannya masih banyak dijalankan secara tradisional. Pengelolaan tambak secara tradisional dilakukan dengan cara menebarkan benih ke dalam tambak yang telah dipersiapkan, begitu saja, dan selanjutnya petani menunggu hingga masa panen. Tujuan Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah untuk mengetahui dan memahami mengenai karakteristik usaha budidaya ikan penerima kredit tambak di Bank Rakyat Indonesia Cabang Sedati. Mengetahui masalah yang timbul dalam menjalankan usaha budidaya dengan diberikannya kredit pada pelaku usaha budidaya. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di Kantor Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sedati - Sidoarjo pada tanggal 12 Januari – 12 Februari 2015. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara partisipasi aktif, observasi, wawancara dan studi pustaka. Tahapan yang dilalui diantaranya adalah mengetahui karakteristik penerima kredit usaha tambak, yakni mulai dari faktor umur, faktor pendidikan, faktor lama pengalaman usaha atau kerja, faktor luas lahan dan faktor produksi. Teknik budidaya ikan bandeng penerima kredit usaha tambak, mulai dari persiapan lahan, yakni pengeringan, pemupukan, pengisian air, pemberian probiotik dan padat tebar benih, selanjutnya pemeliharaan, yakni teknik pemberian pakan dan proses pemanenan. Permasalahan banyak ditemukan pada kegiatan budidaya ikan bandeng adalah pemanfaatan pakan buatan yang kurang maksimal menyebabkan pertumbuhan ikan bandeng menjadi terhambat, masuknya air dari pintu air bahkan meluber hingga masuk tambak saat air laut pasang, masalah ini sering dihadapi dan dijumpai oleh pembudidaya di Kecamatan Sedati yang memiliki lahan tambak berdekatan jaraknya dengan laut lepas, masalah lain yang sering muncul karena air laut pasang adalah rusaknya tanggul karena ombak yang cukup besar sehingga menyebabkan ikan bandeng hilang terbawa arus air laut.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP 156/16 Kus k
Uncontrolled Keywords: Fish ; Credit
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1641-1643 Bank loans. Bank credit. Commercial loans
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsEmail
RISKA KUSUMORINI, 141211133082UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLaksmi Sulmartiwi, Dr., S.Pi., MP.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 04 Jun 2017 21:25
Last Modified: 04 Jun 2017 21:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58067
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item