PENGARUH PELATIHAN KARYAWAN PERTAMINA DALAM PROGRAM PASTI PAS TERHADAP KINERJA OPERATOR SPBU DI SURABAYA

WILDAN PRATAMA, 040510137 (2011) PENGARUH PELATIHAN KARYAWAN PERTAMINA DALAM PROGRAM PASTI PAS TERHADAP KINERJA OPERATOR SPBU DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratamawil-12444-b19010-p.pdf

Download (203kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratamawil-12444-b19010-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (721kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pertamina merupakan satu-satunya perusahaan plat merah yang bergerak di bidang minyak di Indonesia. Semenjak keran operator minyak di Indonesia dibuka perlahan oleh pemerintah bagi pihak swasta, Pertamina otomatis memiliki pesaing yang dapat mengurangi margin keuntungan. Untuk dapat bertahan, maka Pertamina melakukan pelaksanaan program yang inovatif yaitu Pasti PAS. Program Pasti PAS merupakan program pelayanan yang fokus pada kepuasan pelanggan, baik dari segi produk maupun jasa. Untuk kelancaran pelaksanaan program Pasti PAS, Pertamina melakukan pelatihan pada jajaran karyawan terutama pada karyawan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan yaitu operator SPBU. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Pasti PAS dengan metode on the job training dan classroom training terhadap peningkatkan kinerja pelayanan pelanggan operator SPBU di Surabaya, serta mengetahui mana di antara dua metode pelatihan tersebut yang memberikan pengaruh dominan terhadap peningkatan kinerja operator SPBU di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menitikberatkan pada uji hipotesis melalui analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada seluruh operator dari 3 SPBU di Surabaya, dengan jumlah responden sebanyak 73 operator. Variabel bebas yang digunakan adalah on the job training (X1) dan in class training (X2), sedangkan kinerja operator (Y) sebagai variabel terikat. Dari analisis regresi linier berganda dihasilkan persamaan regresi Y = 1.751 + 0.282 X1 + 0.283 X2. Dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0.286 yang berarti bahwa pengaruh variabel in class training dan on the job trraining terhadap peningkatan kinerja operator SPBU adalah sebesar 28.6%, sisanya sebesar 71.4% dipengaruhi variabel lain di luar dua variabel bebas yang diteliti. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pelatihan Pasti PAS yang dilakukan secara in class training dan on the job trraining secara bersama–sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja operator SPBU dengan nilai signifikansi F sebesar 0.000 lebih kecil dari tingkat kesalahan 5%. Disimpulkan pula secara parsial metode pelatihan in class training dan on the job trraining mempunyai pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja operator SPBU dengan nilai signifikansi t masing-masing sebesar 0.035 dan 0.044 lebih kecil dari tingkat kesalahan 5%. Metode pelatihan on the job training memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan in class training, dengan nilai koefisien determinasi parsial (r2) sebesar 0,062 atau 6,2%, sedangkan nilai koefisien determinasi parsial (r2) in class training hanya sebesar 0.057 atau 5.7%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 190/10 Pra p
Uncontrolled Keywords: PERSONNEL MANAGEMENT; OCCUPATIONAL TRAINING
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
WILDAN PRATAMA, 040510137UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorENDANG PURNOMOWATI, Dra. Ec.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 18 Feb 2011 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 02:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/581
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item