PENGEMBANGAN MODEL SELF REGULATORY INTERVENTION TERHADAP KONSERVASI PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER

HARIYONO, 101317087303 (2016) PENGEMBANGAN MODEL SELF REGULATORY INTERVENTION TERHADAP KONSERVASI PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
Dis. IK. 25-16 Har p abstrak.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
Dis. IK. 25-16 Har p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pasien penyakit jantung koroner sering memiliki managemen diri yang rendah mulai dari menilai status kesehatan sampai menentukan relevansi personal, karena penyakit ini bersifat kronis dan progresif, sering mengalami kekambuhan dan berdampak berat pada aspek psikologis, sosial, fisik, ekonomi dan kultural. serta cenderung berusaha beradaptasi semampu mereka, namun tidak jarang Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model self regulatory intervention terhadap konservasi pasien penyakit jantung koroner. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, tahap pertama menggunakan desain eksplanasi dengan menggunakan pendekatan cros secsional yang bertujuan untuk mengembangkan model konseptual, sedangkan tahap kedua implementasi model. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien dengan penyakit jantung koroner yang dirawat di Ruang Kemuning RSUD Jombang sejumlah 305 responden, dengan jumlah sampel 195 responden yang memenuhi kriteria inklusi.analisis yang di gunakan adalah analisis deskriptif dan pengujian model struktural dengan dengan software Smart PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian ini bahwa terdapat empat indikator yang memiliki nilai loading faktor < 0,5 yakni indikator takut, kecemasan, kekambuhan dan cholesterol sehingga keempat faktor tersebut tidak bisa menjelaskan variabel konstruk. Berdasarkan diagram jalur (path) memiliki hubungan yang signifikan kecuali Social Message terhadap Konservasi, karena nilai T statistics 1,1056 dimana bernilai jauh dibawah T tabel = 1,65. Pada tahap kedua terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi, pada indikator self monitoring, self diagnosis dan indeks nyeri. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa yang memiliki pengaruh signifikan adalah simpton perception berpengaruh signifikan terhadap konservasi, social message tidak berpengaruh signifikan terhadap konservasi, faktor perawat berpengaruh signifikan terhadap konservasi, Konservasi berpengaruh terhadap coping, coping berpengaruh signifikan terhadap self regulatory. Pada tahap kedua terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi, pada indikator self monitoring, self diagnosis dan indeks nyeri. Kata Kunci : Self Regulatory Intervention, Konservasi, Penyakit Jantung Koroner

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis. IK. 25-16 Har p
Uncontrolled Keywords: Self Regulatory Intervention, Konservasi, Penyakit Jantung Koroner
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Doktor Ilmu Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HARIYONO, 101317087303UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTjipto Suwandi, Prof. Dr., dr., MOH., Sp.OkUNSPECIFIED
ContributorAh. Yusuf, Dr., SKp., M. KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 19 Jun 2017 22:07
Last Modified: 19 Jun 2017 22:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58257
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item