PERLAKUAN AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN (Pph) PADA KOPERASI "X" PROBOLINGGO DAN PENGARUHNYA DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN FISKAL

Siti Yoanita Adrina, 040123953 E (2005) PERLAKUAN AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN (Pph) PADA KOPERASI "X" PROBOLINGGO DAN PENGARUHNYA DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN FISKAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-adrinasiti-924-kkbkk-2-k.pdf

Download (262kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-adrinasiti-924-a4406-p.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sehubungan dengan perhitungan Pajak Penghasilan, pemerintah menetapkan Undang-undang Nomor : 17 Tahun 2000 yang selanjutnya disebut UU Pajak Penghasilan, yang didalamnya menetapkan sistem Self Assessment. Sistem ini memberi kepercayaan penuh kepada Wajib Pajak untuk menghitung sendiri jumlah pajak terutang. Selain itu juga terdapat cara-cara pembuatan Laporan Keuangan Fiskal, sehingga sesuai dengan UU Pajak Penghasilan. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif, dimana dalam memperoleh data dilakukan dengan cara survey pendahuluan, studi kepustakaan, wawancara, dokumentasi, pengolahan dan analisa data. Teknik analisisnya meliputi survey pendahuluan, pengumpulan data, menghitung PPh, melakukan koreksi fiskal dan membuat laporan keuangan fiskal yang sesuai dengan Undang-undang Nomor : 17 Tahun 2000. Berdasarkan hasil penelitian pada laporan keuangan dapat diketahui dengan melakukan koreksi fiskal terdapat perbedaan tetap dan perbedaan waktu. Untuk perbedaan tetap ada komponen-komponen biaya yang tidak diakui dalam pajak, yaitu Biaya Tunjangan Hari Raya/Natal sebesar Rp. 31.946.650,00; Sumbangan sebesar Rp. 295.000,00; SHU dari PKP-RI sebesar Rp. 369.680,00 dan Sewa Rumah sebesar Rp. 825.000,00. Sedangkan untuk perbedaan waktu disebabkan adanya perbedaan tarif penyusutan aktiva tetap. Setelah dilakukan koreksi fiskal terdapat perbedaan terhadap Laba Komersial (Rp. 38.802.900,00) dan Laba Fiskal (Rp. 71.602.300,00), sehingga terdapat selisih laba sebelum pajak sebesar Rp. 32.799.400,00. Karena perbedaan laba tersebut juga akan berpengaruh terhadap pajak yang harus dibayar sebesar Rp. 8.240.345,00. Akibat yang timbul dari perbedaan tetap dan perbedaan waktu tersebut, menghasilkan laba yang berbeda sehingga terdapat selisih laba sebelum pajak. Selain itu juga berpengaruh terhadap besarnya kewajiban pajak yang harus dibayar oleh Koperasi "X". Untuk itu Koperasi "X" harus lebih mengetahui tata cara penghitungan PPh dan pembuatan Laporan Keuangan Fiskal yang sesuai dengan Undang-undang Nomor : 17 Tahun 2000.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 44/06 Adr p
Uncontrolled Keywords: TAX - ACCOUNTING; TAX REVENUE ESTIMATING
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ2351.4 Tax revenue estimating
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ4629-4830 Income tax
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
Siti Yoanita Adrina, 040123953 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHERU TJARAKA, Drs., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 18 Apr 2006 12:00
Last Modified: 27 Jun 2016 10:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/5829
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item