EFEK EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP TOKSISITAS TIMBAL ASETAT PADA TESTIS DAN KADAR MALONDIALDEHYDE (MDA) MENCIT (Mus musculus) Balb/c

RAHMAWATI RAHARJO, 011414653004 (2016) EFEK EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP TOKSISITAS TIMBAL ASETAT PADA TESTIS DAN KADAR MALONDIALDEHYDE (MDA) MENCIT (Mus musculus) Balb/c. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
TKR. 09-16 Rah e abstrak.pdf

Download (192kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
TKR. 09-16 Rah e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ekstrak kulit buah naga merah digunakan untuk sebagai antioksidan terhadap toksisitas timbal asetat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan perbedaan motilitas, morfologi, dan konsentrasi spermatozoa, diameter tubulus seminiferus, dn kadar MDA testis mencit yang dipapar timbal asetat. 25 ekor mencit, dibagi menjdai 5 (5 ekor mencit per kelompok). Kelompok K- kelompok kontrol tanpa pemberian timbal asetat dan ekstrak kulit buah naga, kelompok K+ kelompok dengan pemberian timbale asetat 8 mg/KgBB selama 14 hari, kelompok P1 kelompok perlakuan dengan pemberian timbal asetat 8 mg/KgBB selama 14 hari + ekstrak kulit buah naga merah 250 mg/kgBB selama 21 hari, kelompok P2 kelompok perlakuan dengan pemberian timbal asetat 8 mg/KgBB selama 14 hari + ekstrak kulit buah naga merah 500 mg/kgBB selama 21 hari, dan kelompok P3 kelompok perlakuan dengan pemberian timbal asetat 8 mg/KgBB selama 14 hari + ekstrak kulit buah naga merah 1000 mg/kgBB selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan signifikan pada semua variabel kecuali kadar MDA testis. Pada motilitas spermatozoa progresif 3 terdapat perbedaan signifikan antara kelompok K- dengan K+ dan P3, kelompok K+ dengan P1, dan P2, perbedaan signifikan pada morfologi spermatozoa antara kelompok K- dengan K+ dan P1, kelompok K+ dengan P1, P2, dan P3, perbedaan signifikan pada konsentrasi spermatozoa antara kelompok K- dengan K+, kelompok K+ dengan P2, perbedaan signifikan pada diameter tubulus antara kelompok K- dengan K+, kelompok K+ dengan P1 dan P2. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan signifikan (p <0,05) motilitas spermatozoa progresif 3 antara kelompok K+, P1, dan P2, terdapat perbedaan signifikan (p <0,05) morfologi spermatozoa normal antara kelompok K-, K+, P1, P2, dan P3, terdapat perbedaan signifikan (p <0,05) konsentrasi spermatozoa antara kelompok K+ dengan P2, terdapat perbedaan signifikan (p <0,05) diameter tubulus seminiferus antara kelompok K+, P1, dan P2, tetapi tetapi tidak siginifikan pada variabel kadar MDA testis. Keywords: timbal asetat, ekstrak kulit buah naga merah, spermatozoa, tubulus seminiferus, MDA testis

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKR. 09-16 Rah e
Uncontrolled Keywords: timbal asetat, ekstrak kulit buah naga merah, spermatozoa, tubulus seminiferus, MDA testis
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Kesehatan Reproduksi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RAHMAWATI RAHARJO, 011414653004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Agus Sudjarwa, Prof., drh., PH.D,UNSPECIFIED
ContributorReny I’tishom, Dr., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 20 Jun 2017 19:30
Last Modified: 20 Jun 2017 19:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58300
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item