PERBEDAAN LAMA PERENDAMAN AIR PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOHYBRID (Penelitian Eksperimental Laboratoris)

FAUSTINA ANGELA TANDRAYUANA, 021311133058 (2016) PERBEDAAN LAMA PERENDAMAN AIR PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOHYBRID (Penelitian Eksperimental Laboratoris). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
KG. 01-17 Tan p abstrak.pdf

Download (175kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
KG. 01-17 Tan p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Komposit nanohybrid merupakan jenis komposit yang sering digunakan di bidang kedokteran gigi karena memiliki keunggulan pada sifat fisik, mekanik maupun estetik. Salah satu sifat mekanik yang dapat menjadi indikator ketahanan material restorasi adalah kekasaran permukaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kekasaran permukaan adalah kebiasaan mengkonsumsi minuman asam. Buah yang mudah diolah menjadi minuman segar dan banyak dikonsumsi masyarakat adalah jeruk nipis. Jeruk nipis mempunyai rasa yang asam karena memiliki kandungan utama berupa asam sitrat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan lama konsumsi air perasan jeruk nipis terhadap perubahan kekasaran komposit nanohybrid. Metode: 24 sampel komposit nanohybrid berukuran 5x2 mm dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok kontrol direndam akuades steril, kelompok perlakuan direndam air perasan jeruk nipis selama 2,5 jam, 15 jam, dan 30 jam. Sebelum dan setelah direndam, semua sampel diuji kekasaran permukaannya menggunakan Surface Roughness Tester. Data diuji secara statistik. Hasil: Uji Kruskall Wallis dan Tukey HSD menunjukkan perubahan kekasaran permukaan yang signifikan setelah direndam dalam air perasan jeruk nipis. Pada kelompok perendaman 30 jam didapatkan peningkatan kekasaran permukaan paling besar. Kesimpulan: Kelompok komposit yang direndam selama 30 jam memiliki permukaan yang lebih kasar dari kelompok komposit yang direndam selama 15 jam. Kelompok perendaman 15 jam lebih kasar permukaannya dari kelompok perendaman 2,5 jam. Kata kunci : Air perasan jeruk nipis, kekasaran permukaan, komposit nanohybrid

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG. 01-17 Tan p
Uncontrolled Keywords: Air perasan jeruk nipis, kekasaran permukaan, komposit nanohybrid
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FAUSTINA ANGELA TANDRAYUANA, 021311133058UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorEdhie Arif Prasetyo, drg., M.Kes., Sp.KG(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 05 Jul 2017 18:23
Last Modified: 05 Jul 2017 18:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58413
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item