ANALISIS KEPUTUSAN TAKTIS MANAJER TERHADAP KOMPOSISI PBNJUALAN PRODUK GENUINE DAN G-BOX DALAM MENINGKATKAN LABA PBRUSAHAAN 'X'

HAPSARI FEBRIYANI, 040013126 E (2005) ANALISIS KEPUTUSAN TAKTIS MANAJER TERHADAP KOMPOSISI PBNJUALAN PRODUK GENUINE DAN G-BOX DALAM MENINGKATKAN LABA PBRUSAHAAN 'X'. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
kk A 178.05 Feb a.pdf

Download (420kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Suku cadang genuine adalah produk yang diproduksi oleh suatu produsen yang juga rnernproduksi kendaraan bermotor dengan rnerk dan kualitas yang sarna. Produsen tersebut rnernproduksi suku cadang untuk kepentingan pelayanan puma jual seperti perbaikan kendaraan, perawatan kendaraan. rnaupun sebagai aksesoris bagi para konsurnen kendaraan bermotor tersebut. Sedangkan suku cadang g-box adalah produk yang diproduksi oleh suatu produsen yang tidak rnemproduksi kendaraan bermotor. Produsen tersebut hanya memproduksi suku cadang saja dengan rneniru fungsi dan bentuk dari suku cadang genuine. Dari sudut pandang distributor, suku cadang genuine dan g-box mempunyai pasar yang sama meskipun ada perbedaan kualitas dan harga diantara keduanya. UD.X adalah distributor suku cadang kendaraan bermotor yang terletak di J1. Kedungdoro yang merupakan sentra perdagangan suku cadang kendaraan bermotor di Surabaya. Terdapat lebih kurang seratus distributor yang menjual suku cadang kendaraan bermotor dengan komposisi penjualan yang berbeda-beda. Ada yang rnenjual suku cadang genuine saja, g-box saja atau dengan komposisi penjualan tertentu sesuai dengan kebijakan dan strategi perusahaan. Komposisi penjualan produk genuine dan g-box UD.X pada semester I tahun 2004 adalah 3: 1 dengan laba bersih Rp 866.196.000. Tingginya tingkat persaingan membuat UD.X perlu melakukan anal isis keputusan taktis terhadap kornposisi penjualannya. Kornposisi penjualan perlu dianalisis secara rutin karena kornposisi penjualan yang baik dapat rneningkatkan laba perusahaan Sebaliknya komposisi penjualan yang kurang baik dapat mengakibatkan perusahaan kehilangan konsumen dan rnenurunkan laba. Oleh karena itu di dalam rnelakukan analisis keputusan taktis, perusahaan akan dihadapkan pada berbagai alternatif komposisi penjualan antara produk genuine dang-box, yaitu kornposisi penjualan 10:0,0:10, 1:3, dan 5:5. Untuk rnenentukan alternatif yang dapat rneningkatkan Iaba, maka dilakukan beberapa analisis, yaitu analisis laporan segmen, analisis multiproduk ataupun single produk, serta analisis biaya relevan pada masing-rnasing alternatif. Dengan terlebih dahulu rnernisahkan biaya rnenurut perilakunya. Sehingga dari hasil analisis dapat diketahui bahwa komposisi penjualan 10:0 dapat rneningkatkan laba sebesar Rp 22.519.514. Kornposisi penjualan 0:10 akan rnenurunkan laba sebesar Rp 64.394.396. Komposisi penjualan 1:3 akan menurunkan laba sebesar Rp 44.159.340. Dan kornposisi penjualan 5:5 akan rnenurunkan laba sebesar Rp 22.131.279. Sehingga kornposisi penjualan yang paling baik adalah 10:0.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5546-5548.6 Office management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
HAPSARI FEBRIYANI, 040013126 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBasuki, Drs., M.Com., Hons., Ph.D., Ak.,UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 09 Jul 2017 23:33
Last Modified: 09 Jul 2017 23:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58540
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item