HUBUNGAN KEAKTIFAN PMO DENGAN MOTIVASI DAN KEPATUHAN MENELAN OBAT PASIEN TB PARU DI UPTD PUSKESMAS PARE DAN UPTD PUSKESMAS SIDOREJO KABUPATEN KEDIRI

DIMAS SURYA BAGASKORO, 131411123033 (2016) HUBUNGAN KEAKTIFAN PMO DENGAN MOTIVASI DAN KEPATUHAN MENELAN OBAT PASIEN TB PARU DI UPTD PUSKESMAS PARE DAN UPTD PUSKESMAS SIDOREJO KABUPATEN KEDIRI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (191kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKP. 02-17 Bag h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan sebuah masalah kesehatan utama di dunia dimana kondisi darurat resistensinya menjadi sebuah masalah global saat ini. Yang menjadi hal terpenting untuk diperhatikan dan dicatat bahwa proses pencegahan TB Paru dan pengontrolan peningkatan dari kasus TB resisten berada di lingkungan komunitas. Pengawasan minum obat dilakukan langsung oleh PMO (Pengawas Minum Obat). PMO merupakan orang yang dikenal baik oleh pasien maupun petugas kesehatan yang akan ikut mengawasi pasien minum obat. Tujuan penelitian ini adalah memberi informasi tentang hubungan keaktifan PMO dengan motivasi dan kepatuhan minum obat. Desain penelitian ini adalah cross sectional yang menekankan waktu pengukuran/ obervasi data variable independen dan dependen. Populasinya adalah semua orang yang menjalani pengobatan TB Paru di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pare dan UPTD Puskesmas Sidorejo Kabupaten Kediri. Sedangkan sampel yang digunakan sebesar 35 responden berdasarkan purposive sampling. Variabel independen ini adalah keaktifan PMO dengan variabel dependennya adalah motivasi dan kepatuhan menelan obat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan  < 0,05. Hubungan yang bermakna antara keaktifan PMO dengan motivasi menelan obat pasien TB Paru mendapatkan nilai p = 0,000 (p<0,05), adanya hubungan yang bermakna antara keaktifan PMO dengan kepatuhan menelan obat TB Paru mendapatkan nilai p = 0,001 (p<0,05), dan adanya hubungan yang bermakna antara motivasi dan kepatuhan pasien TB paru mendapatkan nilai p = 0,011 (p<0,05). Keaktifan PMO dalam memberikan dorongan motivasi dan mempengaruhi kepatuhan menelan obat pasien TB paru sangat penting untuk meningkatkan tingkat kesembuhan TB paru. Institusi pelayanan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan keaktifan PMO dan motivasi pasien TB paru agar kepatuhan menelan obat pasien TB paru bisa dimaksimalkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FKP N 02-17 Bag h
Uncontrolled Keywords: TB Paru, keaktifan PMO, motivasi, kepatuhan menelan obat
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
DIMAS SURYA BAGASKORO, 131411123033UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTintin Sukartini, Dr. S. Kp., M. KesUNSPECIFIED
ContributorLaily Hidayati, S. Kep., Ns., M. KepUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 10 Jul 2017 20:16
Last Modified: 10 Jul 2017 20:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58551
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item