EFEKTIFITAS PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) DIBANDINGKAN DENGAN RELAKSASI BENSON TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASIRIAN LUMAJANG

ACHMAD ALI BASRI, 131411123053 (2016) EFEKTIFITAS PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) DIBANDINGKAN DENGAN RELAKSASI BENSON TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASIRIAN LUMAJANG. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKP. N. 24-17 Bas e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan serius di masyarakat. Hal tersebut dikarenakan tingginya jumlah morbiditas dan mortalitas akibat hipertensi setiap tahunnya. Dalam mengontrol tekanan darah pasien hipertensi dapat dilakukan dengan melakukan teknik relaksasi, diantaranya Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan relaksasi Benson. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efektifitas terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan relaksasi Benson terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan two group one control design. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pasirian Lumajang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Total sampel berjumlah 39 responden yang dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu 13 responden kelompok Progressive Muscle Relaxation (PMR), 13 responden kelompok relaksasi Benson, dan 13 responden kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi tekanan darah untuk selanjutnya dianalisis menggunakan paired t test dan uji anova dengan α ≤ 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) secara signifikan mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik (p=0,000). Sedangkan pada teknik relaksasi Benson secara signifikan mampu menurunkan tekanan darah sistolik saja (p=0,000). Berdasarkan hasil uji statistik Anova, penurunan tekanan darah sistolik pada teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) lebih signifikan dibandingkan dengan teknik relaksasi Benson (p=0,026). Akan tetapi penurunan tekanan darah diastolik pada teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) tidak lebih signifikan dibandingkan dengan teknik relaksasi Benson (p=0,190). Kesimpulan penelitian ini adalah teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) lebih efektif dibandingkan dengan teknik relaksasi Benson dalam menurunkan tekanan darah sistolik pasien hipertensi. Pada penelitian selanjutnya perlu menambahkan jumlah sampel dan memperpanjang waktu penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP N 24-17 Bas e
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Progressive Muscle Relaxation (PMR), Relaksasi Benson
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
ACHMAD ALI BASRI, 131411123053UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSriyono, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MBUNSPECIFIED
ContributorEka Mishbahatul M.Has., S.Kep., Ns., M.KepUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 11 Jul 2017 16:22
Last Modified: 11 Jul 2017 16:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58598
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item