HUBUNGAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN, DUKUNGAN KELUARGA DAN PENGETAHUAN PENDERITA KUSTA DENGAN PERAWATAN DIRI PENDERITA KUSTA ( Studi di Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan Tahun 2016 )

ALIF FARKHANA NUR LAILI, 101411123020 (2017) HUBUNGAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN, DUKUNGAN KELUARGA DAN PENGETAHUAN PENDERITA KUSTA DENGAN PERAWATAN DIRI PENDERITA KUSTA ( Studi di Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan Tahun 2016 ). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (63kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 08-17 Lai h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kusta disebabkan oleh microbacterium leprae. Kusta yang tidak memperoleh penanganan secara tepat akan menimbulkan kecacatan. Salah satu upaya pencegahan kecacatan adalah perawatan diri secara tepat. Faktor penunjang keberhasilan perawatan diri diantaranya adalah akses pelayanan kesehatan, dukungan dari keluarga dan pengetahuan penderita kusta. Kabupaten Pasuruan pada 2015 adalah daerah dengan beban kusta tinggi dengan jumlah kasus mencapai 180 kasus dan 10% diantaranya mengalami kecacatan tingkat 2. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran karakteristik responden serta mengetahui hubungan akses pelayanan kesehatan, dukungan keluarga dan pengetahuan dengan perawatan diri penderita kusta.. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan disain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita kusta yang tercatat di register Puskesmas Grati pada tahun 2014-2016 yang masih membutuhkan perawatan diri dan diperoleh sampel sebesar 46 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Didapatkan hasil sebagian besar responden berusia 46-55 tahun (34,8%), sebagian besar responden tidak pernah sekolah (63%), sebagian besar responden adalah buruh tani (47,8%), sebagian besar responden berpendapatan kurang dari UMR (97,8%), sebagian besar responden penderita kusta MB (93,5%), sebagian besar responden memiliki kartu BPJS dan digunakan (69,6%), sebagian besar responden tidak mengikuti kelompok perawatan diri (54,5%),sebagian besar responden memiliki akses kurang ke pelayanan kesehatan (89,1%),sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kurang (45,6%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (43,5%). Tidak ada hubungan akses pelayanan kesehatan dengan perawatan diri (p value 1,0>0,00), ada hubungan dukungan keluarga dengan perawatan diri (p value 0,00<0,5), terdapat hubungan pengetahuan dengan perawatan diri (p value 0,00<0,05). Kesimpulan yang dapat diambil adalah dukungan informasi keluarga responden dan pengetahuan responden masih rendah untuk itu perlu upaya untuk meningkatkan pengetahuan penderita maupun keluarga dengan penyuluhan serta melibatkan keluarga dalam setiap kegiatan dalam kelompok perawatan diri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 08-17 Lai h
Uncontrolled Keywords: perawatan diri kusta, dukungan keluarga, pengetahuan
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ALIF FARKHANA NUR LAILI, 101411123020UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLucia Yovita Hendrati, SKM.,M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 16 Jul 2017 17:17
Last Modified: 16 Jul 2017 17:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58883
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item