PENGARUH FAKTOR RISIKO ANEMIA KEHAMILAN TERHADAP KOMPLIKASI MASA KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS DAN NEONATUS

DONA SRI PRATIWININGTYAS, 101411123056 (2017) PENGARUH FAKTOR RISIKO ANEMIA KEHAMILAN TERHADAP KOMPLIKASI MASA KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS DAN NEONATUS. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (62kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 28-17 Pra p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (547kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia sangat tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Perdarahan postpartum, ketuban pecah dini dan BBLR beberapa diantara komplikasi penyumbang AKI dan AKB di Indonesia dan salah satu faktor risiko penyebabnya adalah anemia kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh faktor risiko anemia kehamilan trimester II dan/atau III terhadap kejadian Perdarahan postpartum, ketuban pecah dini dan BBLR di Puskesmas Waru Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain kohort retrospektif. Sampel penelitian ini adalah 65 orang ibu hamil menderita anemia kehamilan trimester II dan/atau III dan 65 orang ibu hamil tanpa anemia trimester II dan/atau III. Sampel diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dari register kohort ibu periode Januari 2015 sampai dengan Oktober 2016. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat data sekunder dan analisa pengaruh menggunakan risiko relatif 95%CI. Hasil perhitungan Risiko Relatif menunjukkan bahwa ibu hamil dengan anemia trimester II dan/atau III memiliki risiko 7,5 kali lebih besar untuk mengalami kejadian BBLR dengan 95%CI: 1,79<RR<31,49. Ibu hamil dengan anemia trimester II dan/atau III memiliki risiko 3,86 kali lebih besar untuk mengalami kejadian perdarahan postpartum dengan 95%CI: 1,81<RR<8,22. Namun anemia trimester II dan/atau III tidak memberikan pengaruh terhadap kejadian ketuban pecah dini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah anemia kehamilan trimester II dan atau III memberikan pengaruh terhadap kejadian BBLR dan perdarahan postpartum, sedangkan pada kejadian ketuban pecah dini tidak. Sangat penting bagi tenaga kesehatan untuk menginfomasikan kepada ibu hamil manfaat pemeriksaan kehamilan dan bahaya anemia kehamilan, sehingga kejadian BBLR dan perdarahan postpartum dapat dicegah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 28-17 Pra p
Uncontrolled Keywords: Anemia kehamilan trimester II dan/atau III, BBLR, perdarahan postpartum, ketuban pecah dini
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG551-591 Pregnancy
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG651-721 Labor. Parturition
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DONA SRI PRATIWININGTYAS, 101411123056UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, SKM.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 17 Jul 2017 18:29
Last Modified: 17 Jul 2017 18:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58986
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item