HUBUNGAN BEBAN KERJA MENTAL DENGAN STRES KERJA PADA TENAGA KERJA INSTALASI CSSD RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA

DIKKY FAHAMSYAH, 101411123093 (2017) HUBUNGAN BEBAN KERJA MENTAL DENGAN STRES KERJA PADA TENAGA KERJA INSTALASI CSSD RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (60kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 25-17 Fah h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (600kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Beban kerja mental terjadi karena adanya selisih antara tuntutan beban kerja dari suatu tugas dengan kapasitas maksimum beban mental seseorang dalam kondisi termotivasi, apabila beban kerja yang dialami berlebihan dapat mengakibatkan terjadinya stres. Stres dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan berbagai masalah yang merugikan seperti individu mengalami depresi. Tenaga kerja Instalasi CSSD berpotensi mengalami stres kerja karena tuntutan yang timbul dari pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja mental dan stres kerja tenaga kerja Instalasi CSSD Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja Instalasi CSSD Rumah Sakit Umum Haji Surabaya yang berjumlah sebelas responden. Pengambilan data primer dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik spearman correlation. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa sebanyak tujuh responden (63,6%) mengalami beban kerja mental sedang dan sebanyak enam responden (54,5%) mengalami stres kerja sedang. Diketahui bahwa beban kerja mental memiliki hubungan dengan stres kerja berhubungan serta memiliki hubungan kuat searah dengan nilai koefisien korelasi =0,828. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi beban kerja mental yang dialami tenaga kerja pada sebuah pekerjaan dapat memicu terjadinya stres kerja. Tenaga kerja sebaiknya bekerja sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan berolahraga ringan pada waktu luang untuk mencegah kebosanan. Selain itu, Rumah Sakit dapat menyesuaikan jumlah tenaga kerja di Instalasi CSSD dengan beban kerja yang dialami pekerja selama melaksanakan pekerjaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 25-17 Fah h
Uncontrolled Keywords: Beban kerja mental, Stres Kerja, Departemen Pusat Pelayanan Sterilisasi
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DIKKY FAHAMSYAH, 101411123093UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMulyono, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 17 Jul 2017 19:00
Last Modified: 17 Jul 2017 19:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/58994
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item