KADAR FORMALDEHID UDARA, KEJADIAN IRITASI MATA DAN TENGGOROKAN PADA PEKERJA DI UNIT PRODUKSI PT ARJUNA UTAMA KIMIA SURABAYA

MUSTIKA AYU RAHARYANINGSIH, 101411123079 (2017) KADAR FORMALDEHID UDARA, KEJADIAN IRITASI MATA DAN TENGGOROKAN PADA PEKERJA DI UNIT PRODUKSI PT ARJUNA UTAMA KIMIA SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (66kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 35-17 Rah k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (950kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Formaldehid merupakan bahan kimia yang mempunyai karakteristik mudah menguap dan berbau tajam. Formaldehid mempunyai efek jangka pendek, yakni dapat menyebabkan iritasi mata dan tenggorokan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kadar formaldehid udara ruangan, kejadian iritasi mata dan tenggorokan pada pekerja di unit produksi PT Arjuna Utama Kimia Surabaya. Penelitian dilakukan dengan rancangan cross sectional dan menggunakan teknik purposive sampling. Responden merupakan pekerja di unit produksi, yakni sebanyak 16 orang. Responden diwawancarai perihal data individu, kemudian responden diperiksa gejala iritasi mata dan tenggorokan oleh dokter umum. Ketiga area unit produksi dilakukan pengukuran kadar formaldehid. Variabel yang diteliti adalah kadar formaldehid udara, faktor individu (umur, jenis kelamin, masa bekerja, lama bekerja, pemakaian alat pelindung diri dan kebiasaan merokok), kejadian iritasi mata dan tenggorokan pada pekerja. Pengukuran kadar formaldehid menunjukkan bahwa terdapat 1 titik pengukuran yang melebihi KTD, yakni di area produksi perekat powder. Terdapat 12,5 % responden yang mengalami iritasi mata, yakni pekerja yang berumur 26 – 35 tahun, masa bekerja < 10 tahun, tidak memakai APD kacamata pengaman dan mempunyai kebiasaan merokok. Dalam penelitian ini tidak terdapat responden yang mengalami iritasi tenggorokan. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah kejadian iritasi mata dapat muncul karena paparan formaldehid, tidak memakai APD berupa kacamata pengaman (spectacles), mempunyai kebiasaan merokok, paparan pencemar udara ambien serta sensitivitas mata individu. Tidak terdapatnya kejadian iritasi tenggorokan pada penelitian ini dapat disebabkan oleh kemampuan tubuh manusia dalam proses metabolisme dan detoksifikasi formaldehid, sehingga efek iritasi tenggorokan lebih mudah hilang. Kadar formaldehid udara di area produksi tersebut mungkin dapat berpengaruh terhadap kejadian iritasi mata dan tenggorokan. Sebaiknya pihak industri melakukan upaya pengendalian terhadap sumber pencemaran formaldehid dan perlu memperketat pengawasan pada pemakaian APD guna mengurangi dampak yang timbul akibat paparan bahan kimia di tempat kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 35-17 Rah k
Uncontrolled Keywords: kadar formaldehid udara, iritasi mata, iritasi tenggorokan
Subjects: R Medicine > RF Otorhinolaryngology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MUSTIKA AYU RAHARYANINGSIH, 101411123079UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Azizah, Dr. , S.H., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 17 Jul 2017 20:53
Last Modified: 17 Jul 2017 20:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59016
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item