POSTUR KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN KEJADIAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA BAGIAN ROLLING MILL DI PT ISPAT INDO SIDOARJO

NURDIAN EVADARIANTO, 101411123017 (2017) POSTUR KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN KEJADIAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA BAGIAN ROLLING MILL DI PT ISPAT INDO SIDOARJO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (56kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 43-17 Eva p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam proses produksi, banyak kegiatan yang menggunakan tenaga manusia, misalnya dalam proses pengolahan bahan, pengepakan dan pengangkutan hasil produksi secara manual. Hal tersebut apabila tidak dilakukan dengan cara yang benar, maka akan mengakibatkan gangguan pada system otot, tulang, tendon, dan syaraf disebut dengan musculoskeletal disorders. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keeratan hubungan antara postur kerja dan beban kerja fisik dengan kejadian keluhan musculoskeletal disorders. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, sample penelitian ini menggunakan total populasi pekerja yang berjumlah 15 orang. Tehnik pengumpulan data dengan observasi dan pengisian kuesioner. Untuk postur pekerja diukur menggunakan metode penilaian REBA, beban kerja fisik pekerja dihitung menggunakan tehnik penilaian kebutuhan kalori, serta kejadian keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) diukur melalui pengisian lembar Nordic Body Map (NBM). Data dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian ini adalah 73,34% postur kerja pekerja dengan kategori sangat tinggi. 73,34% beban kerja fisik pekerja pada kategori sedang. 73,34% pekerja mengalami keluhan MSDs dengan kategori sedang. Ada keeratan hubungan yang sangat kuat antara postur kerja dengan kejadian keluhan MSDs. Ada keeratan hubungan yang sangat kuat antara beban kerja fisik dengan kejadian keluhan MSDs. Postur kerja yang tidak ergonomi atau tidak alamiah dapat menyebabkan kejadian keluhan MSDs. Semakin buruk postur kerja, maka keluhan musculoskeletal semakin besar. Serta semakin besar beban kerja fisik pada pekerja, besar kemungkinan menyebabkan keluhan MSDs. Disarankan kepada perusahaan untuk perbaikan layout dengan menghindarkan lantai bertingkat, melakukan pengawasan rutin pada kegiatan yang beresiko terjadinya cidera, dan mengadakan secara rutin kegiatan olah raga satu kali dalam seminggu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 43-17 Eva p
Uncontrolled Keywords: Beban Kerja Fisik, Musculoskeletal Disorders, Postur Kerja
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
R Medicine > RD Surgery > RD701-811 Orthopedic surgery
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NURDIAN EVADARIANTO, 101411123017UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dwiyanti, Dra., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 17 Jul 2017 23:47
Last Modified: 17 Jul 2017 23:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59043
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item