HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PEMBERIAN ASI PERAH (ASIP) DAN LINGKUNGAN SOSIAL PADA IBU BEKERJA TERHADAP KEJADIAN DIARE DI ASOSIASI IBU MENYUSUI INDONESIA (AIMI) JAWA TIMUR

NURDIAN PRASETIAWATI, 101411123004 (2016) HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PEMBERIAN ASI PERAH (ASIP) DAN LINGKUNGAN SOSIAL PADA IBU BEKERJA TERHADAP KEJADIAN DIARE DI ASOSIASI IBU MENYUSUI INDONESIA (AIMI) JAWA TIMUR. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (90kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 50-17 Pra h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah sesuatu yang istimewa, ASI secara menakjubkan memiliki kekhususan biologis, yang berarti bahwa setiap spesies mamalia dapat memformulasikan susu yang unik dan berbeda bagi bayi. Berdasarkan profil kesehatan provinsi Jawa Timur, capaian ASI eksklusif di Kota Surabaya masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku pemberian ASI Perah (ASIP) dengan lingkungan sosial terhadap kejadian diare di AIMI Jawa Timur’’. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bekerja yang menyusui bayinya selama 0-2 tahun di AIMI Jawa Timur. Berdasarkan data yang didapatkan bahwa jumlah populasi pengurus AIMI Jawa Timur sebanyak 50 orang dari berbagai Kota di Jawa Timur dan peserta kelas edukasi di AIMI Jawa Timur. Subyek ditarik dari populasi dengan cara acak sederhana sebanyak 35 responden. Wawancara mendalam dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang variabel yang diteliti. Variabel bebas penelitian ini adalah perilaku dan lingkungan sosial dan variabel terikatnya adalah kejadian diare. Hasil analisis bivariat adalah adanya hubungan antara sikap (p = 0,026), tindakan (p = 0,002) dan lingkungan sosial (p = 0011) dengan kejadian diare. Tidak adanya hubungan antara pengetahuan (p = 0,589) dengan kejadian diare. Hasil uji analisis multivariat adalah ada pengaruh antara sikap (PR = 37,7), tindakan (PR = 38,9), lingkungan sosial (PR = 15,1) dengan kejadian diare. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah sikap, tindakan dan lingkungan sosial ibu yang kurang baik dalam pemberian ASI Perah mempunyai risiko lebih tinggi bayinya mengalami diare, dibandingkan dengan ibu yang memiliki sikap, tindakan dan lingkungan sosial yang baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 50-17 Pra h
Uncontrolled Keywords: perilaku pemberian ASI Perah, lingkungan sosial, kejadian diare
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG551-591 Pregnancy
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NURDIAN PRASETIAWATI, 101411123004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWindhu Purnomo, Dr. , dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 18 Jul 2017 18:02
Last Modified: 18 Jul 2017 18:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59066
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item