PENGARUH FRAKSI-FRAKSI HASIL PEMISAHAN EKSTRAK ETANOL DAUN GRAPTOPHYLLUM PICTUM (L.) GRIFF. TERHADAP AKTIVITAS SISTEM KOMPLEMEN JALUR KLASIK PADA MENCIT

I GUSTI OKA DHARMADI, 059311471 (1998) PENGARUH FRAKSI-FRAKSI HASIL PEMISAHAN EKSTRAK ETANOL DAUN GRAPTOPHYLLUM PICTUM (L.) GRIFF. TERHADAP AKTIVITAS SISTEM KOMPLEMEN JALUR KLASIK PADA MENCIT. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
kk FF 1039.98 Dha p.pdf

Download (192kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Daun Ungu [Graptophyllum pictum (L).Griff)] banyak digunakan oleh masyarakat secara tradisional untuk pengobatan bengkak, bisul, wasir dan untuk melancarkan menstruasi [Heyne, 1987]. Ozaki dan kawan-kawan telah membuktikan aktivitas ekstrak etanol Daun Ungu sebagai antiinflamasi [Ozaki. 1989]. Penelitian ini dilanjutkan oleh Kusumawati yang telah menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dan fraksi air hasil pemisahan ekstrak etanol Daun Ungu juga mempunyai aktivitas antiinflamasi [Kusumawati.1998]. Inflamasi adalah respon protektif yang sangat diperlukan dalam tubuh sebagai upaya untuk mengembalikan ke keadaan sebelum kerusakan atau untuk memperbaiki sesudah terjadi kerusakan [Belanti,l993]. Namun demikian, perlu diketahui bahwa jika respon inflamatoris menyimpang dari kebiasaan, dapat terjadi masalah yang serius. Banyak penyakit yang dihadapi para klinisi disebabkan karena respon inflamatoris yang tidak terkendali, misalnya kerusakan sendi pada artritis reumatoid, kerusakan fungsional dan struktural pada glomerulo nephritis dan penyakit demyelinisasi sistem saraf pusat. Ataupun pada penyakit-penyakit inflamasi yang lain seperti pulmonaris fibrosis, psoriasis. Pada penyakit-penyakit tersebut ditemukan adanya penumpukan jumlah netrofil dan netrofil menjadi aktif untuk mensekresi mediator inflamasi yang dapat merusak jaringan. Pengobatan dari kejadian-kejadian ini adalah terapi anti inflamasi [Belanti,1993]. Penelitian ini adalah suatu upaya untuk mengetahui aktivitas Daun Ungu terhadap sistem komplemen yang mempunyai peranan penting dalam teIjadinya proses inflamasi. Metode yang sesuai untuk mengetahui interaksi senyawa-senyawa dengan komplemen adalah uji hemolitik total in vitro. Yang didasarkan pada hemolisis sel darah merah oleh adanya kompleks membran setelah aktivasi komplemen. Kemampuan komplemen untuk menghemolisa dibandingkan dengan kontrol ditentukan dengan spektrofotometri. Pengaruh pada jalur klasik dilakukan dengan menggunakan sel darah merah domba yang disensitisasi sebagai kompleks antigen-antibooi [Dey. 1991). Pengujian Hemolitik total komplemen dimaksudkan untuk mengukur efek total dati komponen C 1-C9 yang berinteraksi secara berurutan dan berakhir dengan !isis sel target. Sebagai sel target digunakan sel darah merah domba yang telah disensitisasi. Serum hewan coba yang telah diben perlakuan digunakan untuk mengukur kemampuan komplemen untuk melisis 50% sel target. Hemolisis diukur secara spektrofotometri dengan panjang gelombang yang digunakan sesuai dengan absorbsi maksimum dari hemoglobin, yang juga menunjukkan jumlah sel darah yang lisis. Hal ini ditunjukkan dengan kurva berbentuk S, dimana pada bagian tengah yaitu daerah yang mendekati 50% hemolisis, menunjukkan hubungan yang tinier. Pada daerah ini. derajat lisis sel darah merah sangat sensitif terhadap perubahan konsentrasi komplemen. Harga CH50 ini dapat dihitung dengan menggunakan persamaan von Krogh yang mengkonversi bentuk kurva S tersebut ke bentuk garis lurus. Setelah pembenan sediaan uji fraksi-fraksi hasil pemisahan ekstrak etano) Daun Ungu dengan dosis fraksi heksan 19,59 mg/25 g BB mencit, fraksi etil asetat 5,34 mg/25 g BB meneit dan fraksi air 67,23 mgl25 g BB meneit, se)ama 7 hari, hasil analisa statistik dengan p< 0,00001 yang diperoleh menunjukkan bahwa fraksi heksan tidak mampu menekan aktivitas komplemen, sedangkan fraksi etil asetat dan fraksi air mampu menekan aktivitas komplemen (TabeI4.6. CH50 kelompok kontrol = 7,175 ± 0,80, CH50 kelompok fraksi heksan = 6,975 + 1,21, CH50 fraksi etil asetat = 3,336 ± 1,25 dan CH50 fraksi air = 2,836 ± 0,70).Penelitian yang dilakukan oleh Ozaki dkk. juga mengemukakan bahwa fraksi yang aktif sebagai antiinflarnasi dari ekstrak etanol Daun Ungu diduga mengandung flavonoid. Untuk itu dalarn penelitian ini juga telah dilakukan uji kualitatif kandungan senyawa flavonoid dengan menggunakan Kromatografi lapis tipis yang menggunakan fase dium siliku gel OF 254 dcngun dun fase gerak yailu BAW dun Heksun-etil l.Isctl.llasarn fonniat-air (75:88:6:6) dari ketiga fraksi hasil pemisahan ekstrak etanol Daun Ungu dan hasil hidrolisanya. serta pembuatan profil kandungan hasil hidrolisa ketiga fraksi tersebut secara HPLC. Di sarnping itu juga dilakukan uji kuantitatif kadar flavonoid total dengan menggunakan metode spektrofotometri dari Phannakope Swiss VII. Dari hasil KLT dengan kedua fase gerak yang berbeda baik dari ketiga fraksi tersebut maupun hasil hidrolisanya. masih menunjukkan adanya noda-noda dengan harga Rf yang sarna (Lamp. 1.2.3 .4). Dan dari profil kromatogram hasil hidrolisa fraksi-fraksi tersebut secara HPLC yang telah dilakukan oleh Kusumawati menunjukkan hasil sebagai berikut : pada fraksi heksan terlihat adanya puncak yang mempunyai harga Rt yang sarna dengan puncak Myricetin. pada fraksi etil asetat terlihat adanya puncak dengan harga Rt yang sarna dengan Myricetin dan Quercetin. sedangkan pada fraksi air terlihat adanya puncak dengan harga Rt yang sama dengan Kaempferol dan Myricetin. Dari penetapan kadar flavonoid total dapat diketahui bahwa fraksi heksan mengandung 2.796 % flavonoid. fraksi etil asetat mengandung 0.87 % dan fraksi air mengandung 0.043 %.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Subjects: Q Science > QP Physiology > QP501-801 Animal biochemistry
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmakognosi Fitokimia
Creators:
CreatorsEmail
I GUSTI OKA DHARMADI, 059311471UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWAHJO DYATMIKO, DR.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 20 Jul 2017 23:23
Last Modified: 20 Jul 2017 23:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59321
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item