POTENSI PENAMBAHAN MINYAK IKAN LEMURU PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP KANDUNGAN ASAM LEMAK OMEGA-3 DAN OMEGA-6 BELUT SAWAH (Monopterus albus)

SITI ISTIQOMAH, 1411211131241 (2016) POTENSI PENAMBAHAN MINYAK IKAN LEMURU PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP KANDUNGAN ASAM LEMAK OMEGA-3 DAN OMEGA-6 BELUT SAWAH (Monopterus albus). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PK BP 09- 17 Ist p -Abstrak.pdf

Download (139kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK BP 09- 17 Ist p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Belut sawah (Monopterus albus) merupakan komoditas ikan air tawar yang sangat potensial dibudidayakan saat ini. Belut sawah mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi, akan tetapi belut sawah juga mempunyai kandungan kolesterol yang cukup tinggi yaitu sebesar 185mg/10gram. Batas kolesterol normal yang dibutuhkan tubuh adalah 160-200 mg per hari. Kandungan kolestrol yang tinggi tidak sebanding dengan kandungan asam lemak tak jenuh daging belut sawah. Kandungan asam lemak tak jenuh pada daging belut sawah sangat kecil yakni α-linolenat acid sebesar 0,46%, Eikosapentanoat acid sebesar 0,22%, Dokosaeksanoat acid sebesar 2,12%, Linolenat acid sebesar 7,42% dan Arakidonoit acid sebesar 1,75%. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menigkatkan Omega-3 dan Omega-6 adalah melalui rekayasa pakan, dengan penambahan suplementasi asam lemak yang berasal dari dari organisme laut. Melalui suplementasi asam lemak, maka diharapkan kandungan Omega-3 dan Omega-6 dapat meningkat di daging belut sawah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan Omega-3 dan Omega-6 daging belut sawah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak lengkap yang terdiri dari lima perlakuan, empat kali ulangan. Analisis data menggunakan uji statistik sidik ragam Analysis of Variant (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Apabila ada perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan untuk mengetahui perlakuan yang paling baik. Hasil penelitian penambahan minyak ikan lemuru pada pakan komersial menujukan perbedaan yang nyata (P<0,05) terhadap kandungan Omega-3 (α-linolenat acid, Eikosapentanoat acid, Dokosaeksanoat acid) dan kandungan Omega-6 (Linoleat acid, arakhidonat acid) daging belut sawah. Pemberian minyak ikan lemuru pada dosis 6% dapat meningkatkan kandungan (Omega-3)daging belut sawah α-linolenat acid sebesar 2,75%, Eikosapentanoat acid sebesar 2,87% dan Dokosaeksanoat acid sebesar 1,29%. Pada dosis 6% minyak ikan lemuru dapat meningkatkan kandungan arakhidonoit acid sebesar 3,77% dan pada dosis 8% dapat meningkatkan kandungan Linoleat acid 4,24% daging belut sawah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 09-17 Ist p
Uncontrolled Keywords: Lemuru Fish Oil; Fatty Acid Omega-3 ; Omega-6 meat eel (Monopterus albus)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.5-334.7 Fishery technology
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
SITI ISTIQOMAH, 1411211131241UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMirni Lamid, Dr. , drh., MPUNSPECIFIED
ContributorKustiawan Tri Pursetyo, S.Pi., M.vet.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 24 Jul 2017 23:25
Last Modified: 24 Jul 2017 23:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59461
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item