DETERMINASI JENIS KELAMIN DENGAN METODE PENGUKURAN LINEAR PADA FORAMEN MENTAL MENGGUNAKAN RADIOGRAFI PANORAMIK

AFRISTA DYAH AYU SETIAWAN, 021311133122 (2016) DETERMINASI JENIS KELAMIN DENGAN METODE PENGUKURAN LINEAR PADA FORAMEN MENTAL MENGGUNAKAN RADIOGRAFI PANORAMIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
KG. 89-17 Set d abstrak.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
KG. 89-17 Set d.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Radiografi panoramik dapat menghasilkan suatu gambaran tomografi struktur wajah termasuk lengkung gigi maksila dan mandibula beserta struktur pendukungnya dalam satu film. Pada radiografi panoramik bagian dari tulang mandibula yaitu superior border dari alveolar crest, foramen mental dan inferior border mandibula dapat diamati untuk dilakukan suatu pengukuran linear yang mengacu pada foramen mental. Manfaat pengukuran dapat digunakan untuk determinasi jenis kelamin sehingga dapat membantu interpretasi radiografi. Tujuan: Untuk mengetahui determinasi jenis kelamin dengan metode pengukuran linear pada foramen mental menggunakan radiografi panoramik. Metode: Sampel yang digunakan berupa radiograf panoramik sebanyak 62, 31 pria dan 31 wanita yang dilakukan pengukuran linear berupa pengukuran jarak vertikal antara superiorborder dari alveolarcrest hingga inferiorborder mandibula (jarak A-B), pengukuran jarak vertikal antara superiorborderalveolarcrest dengan superiorborder foramen mental (jarak A-C) dan pengukuran jarak vertikal antara inferiorborder foramen mental dengan inferiorborder mandibula (jarak D-B). Data di analisis menggunakan One- Sample Kolmogorov-Smirnov test, Levene Test, Independent T-Test dan metode analisis diskriminan. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap besar pengukuran linear jarak A-B, jarak A-C dan jarak D-B pada foramen mental pria dan wanita. Diperoleh besar nilai rata-rata pengukuran linear pada foramen mental pria yaitu sebesar 4.38 cm pada jarak A-B, 2.28 cm pada jarak A-C dan 1.57 cm pada jarak D-B. Sedangkan pada wanita didapatkan nilai sebesar 3.82 cm pada jarak A-B, 1.96 cm pada jarak A-C dan 1.40 cm pada jarak D-B. Kesimpulan: Besar jarak pengukuran linear pada forman mental menggunakan radigrafi panoramik pada pria lebih besar dibandingkan pada wanita. Kata kunci: determinasi jenis kelamin, foramen mental, pengukuran linier, radiografi panoramik

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG. 89-17 Set d
Uncontrolled Keywords: determinasi jenis kelamin, foramen mental, pengukuran linier, radiografi panoramik
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC71-78.7 Examination. Diagnosis Including radiography
R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsEmail
AFRISTA DYAH AYU SETIAWAN, 021311133122UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYunita Savitri, drg., M.KesUNSPECIFIED
ContributorSri Wigati Mardi Mulyani, Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 26 Jul 2017 18:19
Last Modified: 26 Jul 2017 18:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59509
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item