“HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH ORANG TUA DENGAN STATUS MENTAL BERESIKO GANGGUAN PSIKOSIS PADA REMAJA”

NADHIRA INASTITI R., 111311133203 (2017) “HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH ORANG TUA DENGAN STATUS MENTAL BERESIKO GANGGUAN PSIKOSIS PADA REMAJA”. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (40kB) | Preview
[img] Text (full text)
Text (FULLTEXT) - NADHIRA.pdf
Restricted to Registered users only until 3 August 2020.

Download (1MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara persepsi pola asuh orang tua dengan status mental beresiko gangguan psikosis pada remaja. Status mental beresiko gangguan psikosis merupakan gejala awal dari gangguan psikosis. Persepsi pola asuh yang dimaksud adalah tiga jenis pola asuh yaitu, pola asuh otoritatif, pola asuh otoriter, dan pola asuh permisif yang dinilai oleh anak. Subjek penelitian ini merupakan remaja yang berusia 17-21 tahun. Penelitian dilakukan pada sebanyak 200 subjek, yang terdiri dari 44 remaja lakilaki dan 156 remaja perempuan. Sebanyak 36 subjek penelitian sedang menempuh pendidikan SMA, dan 164 subjek menempuh pendidikan perguruan tinggi. Alat ukur yang digunakan berupa kuisioner Parental Authority Questionnare yang terdiri dari 30 butir yang disusun oleh Buri (1991) dan alat ukur identifikasi status mental beresiko yang mengacu pada teori at risk mental state milik Yung (1996). Analisis data dilakukan dengan teknik statistik korelasi product moment dari Pearson, dengan bantuan program SPSS 22.0 for Windows. Hasil dari analisis data penelitian ini diperoleh nilai korelasi antara persepsi pola asuh otoritatif dengan status mental beresiko gangguan psikosis sebesar 0,008 dengan p = 0,923; korelasi antara persepsi pola asuh otoriter dengan status mental beresiko gangguan psikosis sebesar 0,159 dengan p = 0,025; dan korelasi antara persepsi pola asuh permisif dengan status mental beresiko gangguan psikosis sebesar -0,059 dengan p = 0,403. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara persepsi pola asuh authoritarian dengan status mental beresiko gangguan psikosis pada remaja, dan tidak ada korelasi antara persepsi pola asuh authoritative dan permissive dengan status mental beresiko gangguan psikosis pada remaja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 32/17 Rah h
Uncontrolled Keywords: presepsi pola asuh, remaja, status mental beresiko gangguan psikosis, gangguan psikosis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
NADHIRA INASTITI R., 111311133203UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Kurniati Ambarini, M.Psi.,PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 02 Aug 2017 19:29
Last Modified: 02 Aug 2017 19:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59750
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item