MAKNA PERNIKAHAN BAGI ISTRI YANG DIPOLIGAMI: KAJIAN FENOMENOLOGIS PADA PEREMPUAN YANG PERNAH MENJANDA

NOVELYNA YUSRANINGDYAH, 111311133019 (2017) MAKNA PERNIKAHAN BAGI ISTRI YANG DIPOLIGAMI: KAJIAN FENOMENOLOGIS PADA PEREMPUAN YANG PERNAH MENJANDA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (27kB) | Preview
[img] Text (full text)
Text (FULLTEXT) - NOVELYNA.pdf
Restricted to Registered users only until 3 August 2020.

Download (1MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna pernikahan janda yang melakukan pernikahan kembali (remarried) dalam pernikahan poligami. Penelitian ini juga berusaha mencari informasi penting lainnya yang terjadi pada kehidupan selama menjanda dan kehidupan dalam perkawinan ke dua. Penelitian ini melibatkan dua orang subjek, subjek 1 berusia 49 tahun dan subjek 2 berusia 54 tahun. Kedua subjek merupakan mantan janda yang masih bertahan dalam pernikahan poligaminya selama 8-15 tahun. Penggalian data pada subjek penelitian menggunakan teknik wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). IPA memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi makna pernikahan poligami melalui sudut pandang subjek penelitian dan sudut pandang peneliti. Data yang diperoleh dari proses wawancara kemudian diberikan tema berdasarkan pernyataan yang diberikan subjek penelitian. Tema-tema yang memiliki kesamaan antar subjek penelitian kemudian digunakan untuk menjelaskan pengalaman dan makna pernikahan janda yang menikah kembali dalam poligami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seorang janda yang kemudian memutuskan untuk melakukan pernikahan poligami memaknai pernikahannya sebagai bentuk keyakinan bahwa bahwa menikah merupakan bentuk ibadah untuk mendapatkan pahala, meyakini bahwa sikap tidak taat pada suami adalah perbuatan dosa, keyakinan terhadap rasa syukur yang dapat membuat kehidupan pernikahan menjadi bahagia dan keyakinan bahwa suami tidak akan membohonginya. Selain itu, terdapat pandangan bahwa istri harus asertif dan bisa sabar dalam menghadapi sikap suami serta menerima bahwa sikap suami yang kasar merupakan sebuah qodar. Secara keseluruhan, subjek dalam penelitian ini memperoleh rasa keterbukaan dan kebahagiaan dari pernikahan poligaminya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 38/17 Yus m
Uncontrolled Keywords: Makna Pernikahan, Janda, Poligami
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
NOVELYNA YUSRANINGDYAH, 111311133019UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorVeronica Suprapti, Dra.,MS.,ED.,PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 02 Aug 2017 22:22
Last Modified: 02 Aug 2017 22:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59780
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item