EFEKTIVITAS ARANG AKTIF SEBAGAI ADSORBEN PADA PROSES PEMURNIAN MINYAK IKAN HASIL SAMPING INDUSTRI PENGALENGAN IKAN

AININ NADIA, 141211132130 (2017) EFEKTIVITAS ARANG AKTIF SEBAGAI ADSORBEN PADA PROSES PEMURNIAN MINYAK IKAN HASIL SAMPING INDUSTRI PENGALENGAN IKAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PK.BP.43-17 Nad e ABSTRACT.pdf

Download (283kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK.BP.43-17 Nad e SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berkembangnya industri pengalengan di Indonesia memiliki dampak yaitu berupa limbah cair diperoleh dari hasil tahap pemasakan dengan uap air panas (prapemasakan). Minyak tersebut memiliki kualitas yang rendah namun dapat dimanfaatkan kembali dengan melalui proses pemurnian secara benar. Pemurnian minyak tersebut bermanfaat untuk menghilangkan bahan pengotor, menurunkan kandungan asam lemak bebas, dan menjernihkan warna minyak. Pemucatan merupakan proses untuk memperbaiki warna minyak. Salah satu metode pemucatan adalah metode adsorpsi menggunakan absorben. Salah satu jenis absorben adalah arang aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan arang aktif terhadap karakteristik dan konsentrasi yang efektif pada proses pemurnian minyak ikan hasil samping industri pengalengan ikan. Metode penelitian ini digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dengan empat ulangan. Konsentrasi yang digunakan pada penelitian ini adalah perlakuan A (0 %), perlakuan B (2 %), perlakuan C (4 % ), perlakuan D (6 %) dan perlakuan E (8 %). Parameter yang diamati antara lain asam lemak bebas, bilangan peroksida dan kejernihan. Analisis data menggunakan Analisis Varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian adsorben arang aktif pada proses bleaching minyak ikan menunjukkan hasil yang berbeda sangat nyata (p<0,01) terhadap kadar asam lemak bebas dan dan berbeda nyata (p<0,05) terhadap nilai peroksida. Kadar asam lemak bebas tertinggi adalah perlakuan A sebesar 5,53 % . Kadar asam lemak bebas terendah adalah perlakuan B sebesar 1,68 %. Nilai bilangan peroksida tertinggi adalah perlakuan E sebesar 110,35 meq/kg. Nilai bilangan peroksida terendah adalah perlakuan A sebesar 58,38 meq/kg. Hasil uji kejernihan yang nilai persen transmisi yang paling mendekati 100% diperoleh pada perlakuan B dan E.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: PK.BP.43/17 Nad e
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
S Agriculture > SB Plant culture > SB113.2-118.46 Seeds. Seed technology
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AININ NADIA, 141211132130UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAbdul Manan, S.Pi., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 03 Aug 2017 17:14
Last Modified: 03 Aug 2017 17:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59811
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item