POST-TRAUMATIC GROWTH PASCA HISTEREKTOMI PADA PENDERITA KANKER LEHER RAHIM (SERVIKS) USIA DEWASA MADYA

ARIQA AYNI ALFIANITA SUBAGIYO, 111311133024 (2017) POST-TRAUMATIC GROWTH PASCA HISTEREKTOMI PADA PENDERITA KANKER LEHER RAHIM (SERVIKS) USIA DEWASA MADYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (129kB) | Preview
[img] Text (full text)
Skripsi_111311133024_Ariqa_Ayni_Alfianita_S.compressed.pdf
Restricted to Registered users only until 7 August 2020.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan post-traumatic growth pada penderita kanker serviks pasca histerektomi usia dewasa madya. Post-traumatic growth atau pertumbuhan pasca trauma adalah konstruk positif yang dialami individu setelah trauma dan berasal dari elaborasi dan konseptualisasi kejadian yang dialami indvidu dan direpresentasi pada kenyataan (Tedeschi & Calhoun, 2004). Peneliti menggunakan domain post-traumatic growth Tedeschi dan Calhoun (2004) yaitu hubungan individu dengan orang lain, prioritas hidup baru, kekuatan pribadi, perubahan spiritual, dan apresiasi individu terhadap kehidupan sebagai panduan dalam mengidentifikasi gambaran post-traumatic growth pada perempuan dewasa madya yang menderita kanker serviks sehingga mengalami histerektomi. Penelitian ini melibatkan tiga subjek perempuan usia dewasa yang menderita kanker serviks dan menerima pengobatan histerektomi (pengangkatan rahim) dan tiga significant others. Ketiga subjek merupakan ibu rumah tangga, subjek pertama berusia 59 tahun, subjek kedua berusia 49 tahun dan subjek ketiga 56 tahun. Ketiga subjek memiliki post-traumatic growth yang sangat tinggi ketika diukur menggunakan post-traumatic growth inventory. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrinsik. Teknik penggalian data yang digunakan adalah wawancara dengan pedoman umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa post-traumatic growth dicapai oleh perempuan dewasa madya yang menderita kanker serviks dalam kondisi berbeda-beda. Perempuan dewasa madya memiliki hubungan lebih dekat dengan orang lain sebagai dukungan sosial menghadapi penyakit yang diderita. Perempuan dewasa madya pasca histrektomi memiliki pengembangan kemampuan dan minat baru. Perempuan dewasa madya lebih menghargai hidup yang dimiliki karena memiliki motivasi hidup yaitu anak, mensyukuri umur yang dimiliki dan menggunakan waktu dengan baik. Sebagian besar perempuan dewasa madya memunculkan perubahan spiritual sedangkan sebagian lainnya memunculkan kondisi pribadi lebih kuat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 57/17 Sub p
Uncontrolled Keywords: histerektomi, kanker serviks, post-traumatic growth
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
ARIQA AYNI ALFIANITA SUBAGIYO, 111311133024UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNurul Hartini, Dr.,M.Kes., PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 06 Aug 2017 21:21
Last Modified: 06 Aug 2017 21:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59886
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item