PENGARUH PENAMBAHAN KARAGENAN TERHADAP KANDUNGAN SERAT KASAR DAN PENINGKATAN NILAI GEL STRENGTH PADA PRODUK KAMABOKO DARI KOMPOSIT IKAN BELANAK (Mugil cephalus) DAN IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus)

ERNI SAFITRI, 141211131231 (2016) PENGARUH PENAMBAHAN KARAGENAN TERHADAP KANDUNGAN SERAT KASAR DAN PENINGKATAN NILAI GEL STRENGTH PADA PRODUK KAMABOKO DARI KOMPOSIT IKAN BELANAK (Mugil cephalus) DAN IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PK BP 68 - 17 Saf p-Abstrak.pdf

Download (497kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK BP 68 - 17 Saf p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Karagenan merupakan kelompok polisakarida galaktosa yang diekstraksi dari rumput laut (Diharmi, 2011). karagenan juga merupakan molekul besar yang terdiri lebih dari 1000 residu galaktosa sehingga memiliki variasi yang banyak, karagenan dibagi atas tiga kelompok utama yaitu kappa, iota dan lamda (Yasita, 2009). Karagenan memiliki sifat mengikat daya ikat air yang akan berpengaruh pada rendemen dan tekstur kenyal yang dihasilkan pada produk olahan daging (Kurniawan, 2012) Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan terhadap nilai serat kasar dan gel strength produk kamaboko komposit ikan belanak (Mugil cephalus) dan ikan mujair (Oreochromis mossambicus). Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu dengan penambahan karagenan pada konsentrasi 0%, 1%, 2% dan 3 %. Analisis data serat kasar, gel strength dan water holding capacity menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dilanjutkan uji Duncan. Data rendemen dan pengamatan sensori ikan dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan karagenan memberikan pengaruh yang nyata terhadap peningkatan nilai gel strength dan water holding capasity dengan semakin tinggi penambahan karagenan maka semakin tinggi pula nilai yang dihasilkan, namun tidak memberikan perbedaan yang nyata dengan kadar serat kasar. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada produk perikanan lainnya dan dapat juga melakukan penelitian tentang mikribiologi pada produk setelah ditambahkan karagenan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 68-17 Sat p
Uncontrolled Keywords: Carrageenan ; Crude Fiber ; Kamaboko Gel Strength; The Composite Mullet (Mugil cephalus) ; Fish Tilapia (Oreochromis mossambicus)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.5-334.7 Fishery technology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH393 Seagrasses
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ERNI SAFITRI, 141211131231UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarno, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorRahayu Kusdarwati, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 07 Aug 2017 17:12
Last Modified: 07 Aug 2017 17:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59941
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item