KEHIDUPAN ORANG-ORANG JERMAN DI SARANGAN TAHUN 1940-1950

AJI DESTIAWAN, 121014021 (2017) KEHIDUPAN ORANG-ORANG JERMAN DI SARANGAN TAHUN 1940-1950. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (477kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT FS Sej 02-17 Des k.pdf
Restricted to Registered users only until 22 August 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tulisan ilmiah ini membahas bagaimana Kehidupan Orang-Orang Jerman di Sarangan Pada Tahun 1940-1950. Bertujuan mengungkap pokok masalah tentang kehidupan sosial orang-orang Jerman tersebut di dalam 3 masa pemerintahan yang berbeda, yaitu pemerintahan Belanda, Jepang dan Revolusi Fisik. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode sejarah yaitu tahap heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.Terkait dengan penggunaan sumber menggunakan buku, surat kabar dan wawancara terhadap narasumber yang sezaman dengan tulisan. Orang-orang Jerman terkumpul di Sarangan atas kebijakan pemerintahan Jepang yang memiliki hubungan politik khusus dengan Jerman dalam Perang Dunia II. Di Sarangan orang-orang Jerman mendapatkan perlakuan khusus dari pemerintahan Jepang. Mereka diizinkan untuk membuka sekolah khusus untuk anak-anak Jerman yang memiliki fasilitas lengkap di Sarangan. Kunjungan-kunjungan dari orang-orang penting pemerintahan Jepang juga sering diadakan untuk melihat perkembangan komunitas Jerman di Sarangan. Pemerintahan Jepang di Nusantara berakhir bersamaan dengan kekalahan Jepang dan Jerman dalam Perang Dunia II. Dilanjutkan dengan pemerintahan pada masa Revolusi Fisik yang dipimpin Soekarno. Setelah berakhirnya Perang Dunia II orang-orang Jerman di Sarangan tidak terburu-buru kembali ke negara asalnya. Kehidupan baru dengan cara berdampingan dengan pemerintahan masa Revolusi Fisik tercipta. Sekolah Jerman di Sarangan diambil alih militer Indonesia dan berubah menjadi SORA (Sekolah Olah Raga. Pemuda-pemuda Jerman belajar berdampingan dengan pemuda-pemuda militer Indonesia dengan diajar oleh guru-guru Jerman. Keberadaan orang-orang Jerman di Sarangan berakhir ketika terjadi Agresi Militer II dari Belanda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FS Sej 02/17 Des k
Uncontrolled Keywords: Komunitas Orang-orang Jerman, Sarangan, Kehidupan Sosial
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Creators:
CreatorsEmail
AJI DESTIAWAN, 121014021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEdy Budi Santoso, S.S., M.A.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 21 Aug 2017 21:44
Last Modified: 21 Aug 2017 21:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/60741
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item