ANALISIS KUALITAS KUANTITAS PRODUK AIR MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DMAIC DAN USULAN PERBAIKANNYA PADA PDAM SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA ( Zona 1-5)

EVI MARIA ULFAH, 041211231097 (2016) ANALISIS KUALITAS KUANTITAS PRODUK AIR MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DMAIC DAN USULAN PERBAIKANNYA PADA PDAM SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA ( Zona 1-5). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
1. ABSTRAK B 74-17 Ulf a.pdf

Download (277kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
2. FULLTEXT B 74-17 Ulf a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Surya Sembada Kota Surabaya adalah perusahaan yang bertugas untuk pengolahan dan distribusi air bersih bagi pelanggan warga kota surabaya, PDAM Kota surabaya selalu berupaya mengutamakan kepuasan pelanggan, serta melakukan perbaikan yang berkesinambungan sesuai manajemen mutu ISO 9001 : 2008. Namun pada produk air yang dihasilkan masih terdapat keluhan pelanggan. Hal ini menjadi tugas PDAM Kota Surabaya untuk melakukan perbaikan. Tujuan penelitian ini berfokus untuk memberikan analisis penyebab defect dan usulan perbaikan pada produk air yang dihasilkan PDAM Kota Surabaya menggunakan metode Six Sigma DMAIC. Six sigma DMAIC adalah metode pendekatan yang dilakukan dengan tujuan menemukan masalah hingga solusi untuk proses perbaikan. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif deskriptif yang mencoba menguraikan permasalahan secara lebih rinci dengan pengempulan data primer maupun sekunder. Proses penelitian ini dimulai dengan survei pendahuluan, studi kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian diperoleh ada dua jenis defect pada hasil produk air yang membuat pelanggan tidak puas yang menjadi CTQ , defect Kuantitas TDA (Tidak dapat air) dan Kualitas AKB (Air Keruh Bau). Kinerja PDAM Kota Surabaya tahun 2015 menunjukkan nilai DPMO (Defect permillion oppurtunity) sebesar 844 dan level sigma 4,64. Berdasarkan diagram Pareto diketahui jenis defect dominan adalah Tidak dapat Air, dan dengan cause and effect diagram diketahui bahwa Defect terjadi pada tahap distribusi dan untuk TDA (Tidak Dapat Air) juga terjadi karena ketidaksiplinan pelanggan. Setelah diketahui penyebab defect menyusun FMEA (Failure Models and Effect Analysis) untuk usulan perbaikan yang diharapkan dapat mengurangi defect yang terjadi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.74/17 Ulf a
Uncontrolled Keywords: Six Sigma, defect, DMAIC, DPMO, nilai kapabilitas sigma, CTQ, pareto chart, cause and effect diagram, FMEA
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
EVI MARIA ULFAH, 041211231097UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTuwanku Aria Auliandri, SE., Msc.UNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 24 Aug 2017 23:46
Last Modified: 24 Aug 2017 23:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/60936
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item