RESPON STRES OKSIDATIF UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei) YANG DIPELIHARA PADA MEDIA DENGAN KADMIUM DAN SALINITAS BERBEDA

SRI SHOFIATUN, 081514153007 (2017) RESPON STRES OKSIDATIF UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei) YANG DIPELIHARA PADA MEDIA DENGAN KADMIUM DAN SALINITAS BERBEDA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (253kB) | Preview
[img] Text (full text)
TESIS SRI SHOFIATUN 081514153007.pdf
Restricted to Registered users only until 28 August 2020.

Download (1MB)

Abstract

Berkembangnya perindustrian menyebabkan semakin meningkatnya pencemaran. Salah satu bahan pencemar yang dihasilkan oleh industri adalah logam berat kadmium (Cd). Kadmium memiliki efek buruk bagi organisme perairan di antaranya insang. Logam berat tersebut diduga dapat mempengaruhi terbentuknya ROS yang memicu stress oksidatif akibat ketidakseimbangan dengan sistem antioksidan sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan respon stres oksidatif udang vanamei yang dipelihara pada media yang diberi paparan kadmium konsentrasi 0 μg/L dan 350 μg/L serta konsentrasi salinitas 50/00, 150/00 dan 270/00. Pada penelitian ini dilakukan tiga uji kadar pada insang udang vanamei yaitu, enzim katalase (CAT), Glutation tereduksi (GSH) dan Malondialdehid (MDA) dengan uji ELISA. Uji kadar tersebut dilakukan setelah udang vanamei dipelihara dengan media berbagai salinitas tanpa paparan Cd dan dengan terpapar Cd selama 7 hari. Kadar CAT pada insang secara signifikan lebih tinggi pada salinitas 5 0/00 daripada salinitas 15 0/00 dan 27 0/00 baik pada paparan Cd maupun tanpa paparan Cd. Pada salinitas 5 0/00 dan 27 0/00, kadar CAT pada insang yang tidak terpapar Cd lebih signifikan dibandingkan dengan insang yang terpapar Cd. Kadar GSH pada insang yang terpapar Cd maupun yang tidak terpapar Cd pada semua salinitas tidak berbeda nyata. Kadar MDA pada insang yang terpapar Cd di salinitas 5 0/00 lebih tinggi daripada insang kontrol. Sementara itu, kadar MDA pada insang kontrol dan yang terpapar Cd pada salinitas 15 0/00 dan 27 0/00 tidak berbeda nyata. Kadar MDA yang tinggi sejalan dengan kadar CAT yang rendah pada salinitas rendah yang mengindikasikan bahwa salinitas memainkan peran dalam proteksi udang akibat adanya paparan Cd.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TB 02/17 Sho r
Uncontrolled Keywords: Stres oksidatif, Insang, Salinitas, Litopennaeus vannamei, Kadmium
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SRI SHOFIATUN, 081514153007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAgoes Soegianto, Prof. Dr. Ir. , DEAUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 28 Aug 2017 01:31
Last Modified: 28 Aug 2017 01:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61002
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item