KORELASI ANTARA EFEK BAKTERIOSTATIK DAN BAKTERISIDA DENGAN ANTIBIOFILM DAN ANTICOLONY SPREADING DARI MINYAK SEREH JAWA PADA METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus (MRSA)

AMALIYAH NURUL HIDAYAH, NIM011414153009 (2017) KORELASI ANTARA EFEK BAKTERIOSTATIK DAN BAKTERISIDA DENGAN ANTIBIOFILM DAN ANTICOLONY SPREADING DARI MINYAK SEREH JAWA PADA METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus (MRSA). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text (full text)
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only until 31 August 2020.

Download (2MB)

Abstract

Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan bakteri patogen yang telah resisten terhadap berbagai jenis antibiotik, membentuk biofilm dan colony spreading, sehingga tidak mudah diterapi menggunakan antibiotik dan membutuhkan solusi lain. Minyak sereh Jawa disuling dari tanaman Cymbopogon nardus terbukti dapat berfungsi sebagai agen antibakteri (bakteriostatik dan bakterisida), fungisida dan repelen. Penelitian ini bertujuan membuktikan terdapat korelasi positif antara efek bakteriostatik dan bakterisida dengan antibiofilm dan anticolony spreading dari minyak sereh Jawa pada MRSA. Antibiofilm yang dimaksud adalah hambatan pembentukan dan eradikasi biofilm. Metode: Efek bakteriostatik dan antibiofilm diuji menggunakan microtiter plates assay, uji efek bakterisida dengan subkultur hasil uji bakteriostatik ke media Mueller-Hinton agar dan uji efek anticolony spreading dengan inokulasi spot MRSA pada media Tryptic Soy Broth disuplementasi 0,24% agar. Data uji efek bakteriostatik dianalisa menggunakan uji t-berpasangan, efek bakterisida menggunakan uji Friedman, uji efek antibiofilm menggunakan Kruskall-Wallis dan hasil semua uji dikorelasikan menggunakan korelasi Pearson dan Spearman. Signifikasi statistik yang digunakan adalah p<0,05. Hasil: Minyak sereh Jawa memiliki konsentrasi bakteriostatik 0,02% (v/v) dan bakterisida 0,78% (v/v). Konsentrasi bakteriostatik tidak dapat menghambat pembentukan biofilm dan colony spreading, namun dapat melakukan eradikasi biofilm MRSA. Konsentrasi bakterisida dapat menghambat pembentukan biofilm dan colony spreading, namun tidak dapat mengeradikasi biofilm MRSA. Uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif antara efek bakteriostatik dan bakterisida terhadap pembentukan biofilm dengan r=-0,956 (p=0,000), namun korelasi bernilai positif terhadap eradikasi biofilm dengan r=0,918 (p=0,000) dan anticolony spreading dengan r=1,000 (p=0,000). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang positif antara efek bakteriostatik dan bakterisida dari minyak sereh Jawa dengan eradikasi biofilm MRSA yaitu r=0,918 (p=0,000) dan anticolony spreading yaitu r=1,000 (p=0,000) sedangkan dengan hambatan pembentukan biofilm memiliki korelasi negatif yaitu r=-0,956 (p=0,000).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD 07/17 Hid k
Uncontrolled Keywords: Methicillin-resistant Staphylococcus aureus, minyak sereh Jawa,efek bakteriostatik, efek bakterisida, efek antibiofilm, efek anticolony spreading
Subjects: R Medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AMALIYAH NURUL HIDAYAH, NIM011414153009NIM011414153009
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorEddy Bagus Wasito, Prof. Dr., dr., M.S., Sp.MK(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 30 Aug 2017 16:12
Last Modified: 30 Aug 2017 16:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61140
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item