ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH, KINERJA SERTA AKTIFITAS MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN SCHISTOSOMIASIS DI KABUPATEN POSO

FIRMANSYAH, 101414153033 (2017) ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH, KINERJA SERTA AKTIFITAS MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN SCHISTOSOMIASIS DI KABUPATEN POSO. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (75kB) | Preview
[img] Text (full text)
TESIS FIRMANSYAH 101414153033.compressed.pdf
Restricted to Registered users only until 4 September 2020.

Download (1MB)

Abstract

Penyakit schistosomiasis pertama kali dilaporkan di Indonesia pada tahun 1937 oleh Muller dan Tesch, dan hanya ditemukan di Provinsi Sulawesi Tengah. Di Indonesia Schistosomiasis disebabkan oleh cacing Schistosoma japonicum dengan hospes perantara keong Oncomelania Hupensif Lindoensis. Pelaksanaan kegiatan dalam rangka pengendalian schistosomiasis telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi maupun Dinas Kesehatan Kabupaten, namun prevalensi Schistosomiasis di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Poso belum pernah mencapai angka di bawah 1 % . Sebagai langkah kongkrit, pada tahun 2012 telah dibentuk tim terpadu pengendalian schistosomiasis di Sulawesi Tengah berdasarkan surat keputusan Gubernur Sulawesi Tengah No. 443.2/201/DISKESDA-GST/2012 dengan melibatkan lintas program atau lintas sektor terkait. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis implementasi kebijakan pemerintah, kinerja tim terpadu, kinerja Laboratorium Schistosomiasis dan kinerja Puskesmas Wuasa serta aktifitas masyarakat dalam pengendalian schistosomiasis di Kabupaten Poso. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Peneliti hanya melakukan observasi tanpa memberikan intervensi pada variabel yang diteliti. Pada penelitian ini terdapat 17 subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan keputusan gubernur tentang pembentukan tim terpadu pengendalian Schistosomiasis masih belum mampu mencapai tujuan penurunan angka prevalensi Schistosomiasis kurang dari 1% di Kabupaten Poso. Kesimpulan : Implementasi kebijakan tentang tim terpadu pengendalian Schistosomiasis perlu di kaji dan disosialisasikan kembali agar kinerja anggota tim terpadu dapat lebih teritegrasi dan terkoordinir sehingga tujuan penurunan prevalensi Schistosomiasis di bawah 1 % dapat tercapai

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKM 05/17 Fir a
Uncontrolled Keywords: Policy Implementation, Performance, Community Activities, Schistosomiasis, Poso.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FIRMANSYAH, 101414153033UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorShrimarti R. Devy, Dr. , Dra., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 03 Sep 2017 21:54
Last Modified: 03 Sep 2017 21:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61258
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item