PENGARUH FREKUENSI PAPARAN STRESOR CAHAYA SELAMA KEBUNTINGAN TERHADAP JUMLAH NEURON DAN EKSPRESI Akt DI HIPOKAMPUS MENCIT (Mus musculus) BARU LAHIR

KRISJENTHA IFFAH A., NIM011314653005 (2017) PENGARUH FREKUENSI PAPARAN STRESOR CAHAYA SELAMA KEBUNTINGAN TERHADAP JUMLAH NEURON DAN EKSPRESI Akt DI HIPOKAMPUS MENCIT (Mus musculus) BARU LAHIR. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (326kB) | Preview
[img] Text (full text)
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only until 6 September 2020.

Download (1MB)

Abstract

Glukokortikoid yang meningkat selama terjadi stres maternal akan meningkatkan aktifitas HPA aksis janin, termasuk reseptor glukokortikoid di hipokampus dan mengakibatkan penurunan proliferasi dan neurogenesis. Glukokortikoid yang meningkat juga akan meningkatkan jumlah ekspresi Akt. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh paparan stresor cahaya selama kebuntingan terhadap jumlah neuron dan ekspresi Akt hipokampus anak mencit (Mus musculus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap post test only group design. Hasil rerata jumlah neuron tertinggi 2,1 ± 1,1 sel neuron per 5x lapangan pandang pada kelompok kontrol (O0). Rerata jumlah neuron terendah 1 ± 0,28 sel neuron per 5x lapangan pandang pada kelompok perlakuan kedua (O2). Berdasarkan uji Mann Whitney didapatkan nilai p < 0,05, yang berarti ada perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan. Hasil rerata ekspresi Akt tertinggi 5,3 ± 2,1 sel neuron per 5x lapangan pandang pada kelompok perlakuan kedua (O2). Rerata jumlah neuron terendah 0,8 ± 0,9 sel neuron per 5x lapangan pandang pada kelompok kontrol (O0). Berdasarkan uji Post Hoc didapatkan nilai p < 0,05, yang berarti ada perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan. Hasil uji korelasi Spearman antara jumlah neuron dengan ekspresi Akt didapatkan hasil nilai p > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara jumlah neuron dengan ekspresi Akt. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pengaruh frekuensi stresor cahaya selama kebuntingan dengan paparan cahaya satu kali dan dua kali sehari dapat menurunkan jumlah neuron dan meningkatkan ekspresi Akt hipokampus anak mencit

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKR 11/17 Kri p
Uncontrolled Keywords: stresor cahaya, jumlah neuron hipokampus, ekspresi Akt
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Kesehatan Reproduksi
Creators:
CreatorsNIM
KRISJENTHA IFFAH A., NIM011314653005NIM011314653005
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHermanto Tri Joewono, Dr. ., dr., Sp.OG (K)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Sep 2017 22:29
Last Modified: 05 Sep 2017 22:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61293
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item