MANAJEMEN PEMBESARAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) DI BALAI LAYANAN USAHA PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA (BLUPPB) KARAWANG, JAWA BARAT

DWI CAHAYA, 141311133193 (2017) MANAJEMEN PEMBESARAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) DI BALAI LAYANAN USAHA PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA (BLUPPB) KARAWANG, JAWA BARAT. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PKL.PK.BP.03-17 Cah m ABSTRAK.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PKL.PK.BP.03-17 Cah m LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Registered users only until 15 September 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan kakap putih merupakan salah satu jenis komoditas ikan yang banyak digemari tidak hanya di Indonesia melainkan di negara Asia lainnya. Kebutuhan ikan kakap putih cukup tinggi, mendorong permintaan yang terus meningkat pula. Potensi lahan yang cukup luas di Indonesia, tidak dapat dimanfaatkan untuk peningkatan produksi budidaya ikan kakap. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah untuk mengetahui pengetahuan, permasalahan dan prospek usaha dalam manajemen pembesaran ikan kakap putih. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada tanggal 15 Januari sampai dengan 26 Februari 2016. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan partisipasi aktif. Pembesaran ikan kakap putih dimulai dari persiapan tambak, penebaran benih, pengaturan dan pemberian pakan, sampling, pengelolaan kualitas air, pengendalian hama dan penyakit serta pemanenan parsial ikan kakap putih yang telah berumur 6-7 bulan dengan berat tubuh sebesar ≥ 500 gram/ekor. Kendala yang dihadapi adalah ketersediaan ikan rucah sebagai pakan ikan kakap putih yang berfluktuasi, tingginya sifat kanibalisme ikan karena ketidakseragaman ukuran, kurangnya ketersediaan benih disebabkan oleh benih yang ada masih dipasok dari luar dan belum memadainya Hatchery Laut di BLUPPB Karawang, kualitas air di pembesaran ikan kakap putih masih mengandalkan kondisi alam (pasang surut). Pembesaran ikan kakap putih di tambak dinyatakan layak untuk dilanjutkan karena nilai R/C sebesar 1,45. Satu siklus budidaya dapat menghasilkan keuntungan sebesar Rp 122.460.000,00

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP.03/17 Cah m
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsEmail
DWI CAHAYA, 141311133193UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorANDRIANA MONICA SAHIDU, Dr., Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 14 Sep 2017 18:25
Last Modified: 14 Sep 2017 18:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61448
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item