HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEYAKINAN TENTANG OBAT DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT PADA LANJUT USIA (Studi pada Penderita Hipertensi di Apotek Farmasi Airlangga Surabaya)

ANA YUDA, 051141006 (2016) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEYAKINAN TENTANG OBAT DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT PADA LANJUT USIA (Studi pada Penderita Hipertensi di Apotek Farmasi Airlangga Surabaya). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK TF 05-17 Yud h.pdf

Download (80kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT TF 05-17 Yud h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (984kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ketidakpatuhan penggunaan obat merupakan salah satu Drug Related Problems (DRPs) yang dapat mengganggu pencapaian tujuan terapi. Ketidakmampuan atau ketidakinginan pasien untuk patuh tersebut harus mempertimbangkan aspek psikologi dari pasien. Penelitian ini dilakukan pada lanjut usia dengan hipertensi dengan menggunakan teori Health Belief Model (HBM) untuk melihat hubungan pengetahuan dan keyakinan responden tentang obat dengan kepatuhan menggunakan obat. Variabel pengetahuan dan keyakinan diukur dengan menggunakan pedoman wawancara, sedangkan variabel kepatuhan diukur dengan pillcount. Terdapat 57 responden dalam penelitian ini dengan rentang usia 60-88 tahun, 54,4% adalah perempuan, 68,4% mempunyai pendapatan di bawah UMR kota Surabaya. Sebanyak 57,9% responden menggunakan minimal 2 macam obat anti antihipertensi, dan 54,4% responden mempunyai gangguan kesehatan lain selain hipertensi. Hasil analisis Pearson menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang obat mempunyai hubungan signifikan dengan perceived threat (sig=0,000), perceived benefit(sig=0.043), dan perceived self efficacy(sig=0.015), sedangkan hasil analisis Spearman menunjukkan bahwa hanya perceived barrier yang mempunyai hubungan yang signifikan dengan kepatuhan penggunaan obat(sig=0.029). Untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan obat pada lanjut usia diperlukan upaya untuk mengurangi persepsi tentang hambatan penggunaan obat terutama ketakutan terhadap efek samping obat dengan cara memberikan informasi yang benar mengenai penyakit dan obatnya, serta memberikan motivasi untuk patuh. Apoteker mempunyai tanggung jawab dan peran yang strategis untuk melakukan berbagai upaya tersebut agar tujuan terapi dapat tercapai

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TF 05/17 Yud h
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan, Health Belief Model, Lanjut usia, hipertensi
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV5800-5840 Drug habits. Drug abuse
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
ANA YUDA, 051141006UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorUmi Athiyah, Dr. , M.S, Apt.,UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDRika Subarniat, Prof. Dr. , dr., SKMUNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 17 Sep 2017 23:35
Last Modified: 17 Sep 2017 23:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61527
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item