PERINGKAT KINERJA REKSADANA SAHAM DI INDONESIA ANTARA UKURAN SHARPE, UKURAN TREYNOR DAN UKURAN JENSEN PERIODE 2007-2009

Kartini Selviyanti Veronica Samosir, 040912347 (2011) PERINGKAT KINERJA REKSADANA SAHAM DI INDONESIA ANTARA UKURAN SHARPE, UKURAN TREYNOR DAN UKURAN JENSEN PERIODE 2007-2009. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KKB KK-2 B. 290-11 Sam p abstrak.pdf

Download (423kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
KKB KK-2 B. 290-11 Sam p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Investasi merupakan dunia yang menarik bagi investor karena dengan berinvestasi seorang investor dapat mendapatkan dua hal sekaligus yang saling bertentangan yaitu return dan risiko. Seorang investor yang ingin berinvestasi di pasar modal dengan membentuk portofolio namun tidak mempunyai waktu yang cukup untuk melakukan pengamatan terhadap perkembangan pasar modal, tidak bisa membentuk portofolio dengan baik atau mungkin juga investor tersebut mempunyai modal yang terbatas, maka investor tersebut dapat menyerahkan modalnya kepada manajer investasi untuk dikelola ke dalam bentuk reksadana. Perkembangan reksadana di Indonesia berkembang cukup pesat, hal ini ditunjukkan salah satunya dengan jumlah reksadana yang terus meningkat. Reksadana menurut bentuknya terbagi menjadi empat, yaitu Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran dan Reksadana Saham. Penelitian ini lebih difokuskan pada reksadana saham karena reksadana jenis ini mempunyai tingkat risiko paling tinggi dibandingkan dengan reksadana jenis lainnya dan juga akan memberikan return yang lebih tinggi. Dalam berinvestasi di reksadana sebaiknya seorang investor tidak hanya memperhatikan tingkat pendapatannya saja, namun juga memperhatikan tingkat risiko yang akan dihadapi. Hal inilah yang mendorong adanya pengukuran kinerja, yaitu untuk mengetahui apakah reksadana saham tersebut memberikan pendapatan sesuai dengan tingkat risikonya atau tidak dan untuk mengetahui hal ini dapat digunakan ukuran risk adjustment measures. Pengukuran kinerja reksadana yang sering digunakan adalah Sharpe measure, Treynor measure, dan Jensen measures. Penelitian kali ini menggunakan ukuran Sharpe, ukuran Treynor dan ukuran Jensen dalam mengukur kinerja reksadana saham di Indonesia dengan cara membuat peringkat dari ketiga ukuran tersebut, sehingga dapat diketahui reksadana saham mana yang mempunyai kinerja tertinggi (superior) dan kinerja terendah (inferior).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B. 290/11 Sam p
Uncontrolled Keywords: Kinerja Saham ; Ukuran Sharpe, Ukuran Treynor Dan Ukuran Jensen
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation
H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4551-4598 Stock exchanges
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
Kartini Selviyanti Veronica Samosir, 040912347UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
EditorImam Syafi’i, Drs. Ec., M.si.UNSPECIFIED
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 10 Feb 2012 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 00:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/6155
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item