HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, IKLIM KERJA, BEBAN KERJA, STRES KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA (Studi Pada Pekerja Area Workshop PT. Star Queen Indonesia)

AUGYANTANTRI DWIVIRA WIDYASTUTI, 101311133137 (2017) HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, IKLIM KERJA, BEBAN KERJA, STRES KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA (Studi Pada Pekerja Area Workshop PT. Star Queen Indonesia). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img] Text (Fulltext)
FKM.108-17 Wid h - sec.pdf
Restricted to Registered users only until 28 September 2020.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM.108-17 Wid h - Abstrak.pdf

Download (61kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Star Queen Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang vehicle manufacture. Pekerja area workshop PT. Star Queen Indonesia memiliki karakteristik individu yang berbeda. Banyaknya pesanan menyebabkan beban kerja yang dirasakan oleh pekerja tidaklah kecil, sehingga pekerja dapat mengalamai kelelahan. Selain beban kerja, stres kerja dan iklim kerja juga dapat mengakibatkan kelelahan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik individu, beban kerja, stres kerja, dan iklim kerja dengan kelelahan kerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Alat yang digunakan untuk mengukur Indeks Suhu Bola Basah (ISBB) adalah Heat Stress Meter Quest Temp 36, karakteristik individu diukur menggunakan pedoman wawancara, beban kerja menggunakan metode 10 denyut, stres kerja menggunakan kuesioner manajemen stres, dan kelelahan kerja menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Comittee (IFRC). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja area workshop PT. Star Queen Indonesia sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja tergolong dalam katerogi status IMT normal dan masa kerja lebih dari 3 tahun. Beban kerja dan stres kerja yang banyak dirasakan tergolong sedang. Nilai ISBB yang melebihi NAB yang ditentukan meliputi area workshop bagian pemotongan dan perakitan. Penelitian ini menggunakan uji chi-square dengan nilai α = 0,05 (5%) dengan hasil menunjukkan tidak ada hubungan antara karakteristik individu, meliputi status IMT (Sig. 2-tailed = 0,396) dan masa kerja (Sig. 2-tailed = 0,823), dengan kelelahan kerja, ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja (Sig. 2-tailed = 0,023), ada hubungan antara stres kerja dengan kelelahan kerja (Sig. 2-tailed = 0,000), dan ada hubungan antara iklim kerja dengan kelelahan kerja (Sig. 2-tailed = 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa karakteristik individu tidak memiliki hubungan dengan kelelahan kerja, sedangkan beban kerja, stres kerja, dan iklim kerja memiliki hubungan dengan kelelahan kerja. Saran yang diberikan peneliti kepada perusahaan yaitu perusahaan menyediakan waktu coffee break, musik kerja, dan air minum untuk pekerja. Saran yang diberikan kepada pekeja yaitu pekerja mengkonsumsi air minum secara teratur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.108-17 Wid h
Uncontrolled Keywords: status IMT, masa kerja, beban kerja, stres kerja, iklim kerja, kelelahan kerja.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
AUGYANTANTRI DWIVIRA WIDYASTUTI, 101311133137UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Rohim Tualeka, Dr.Drs.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 03 Dec 2017 21:39
Last Modified: 03 Dec 2017 21:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61631
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item