TEKNIK PEMBESARAN TIRAM MUTIARA ( Pinctada maxima ) PADA LONG LINE DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK, SEKOTONG BARAT, NUSA TENGGARA BARAT

KEN LARASATI NOERRACHMITA, 141311133180 (2017) TEKNIK PEMBESARAN TIRAM MUTIARA ( Pinctada maxima ) PADA LONG LINE DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK, SEKOTONG BARAT, NUSA TENGGARA BARAT. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PKL.PK.BP.53-17 Noe t ABSTRAK.pdf

Download (196kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PKL.PK.BP.53-17 Noe t LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tiram mutiara (Tiram mutiara ( Tiram mutiara ( Tiram mutiara ( Tiram mutiara ( Tiram mutiara (Tiram mutiara (Tiram mutiara (Pinctada maxima Pinctada maximaPinctada maxima Pinctada maxima ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang ) merupakan salah satu sumber daya laut yang berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding berpotensi ekonomi tinggi. Tiram mutiara memiliki persediaan yang tidak sebanding dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dengan pesatnya kebutuhan pasar, sehingga populasi tiram mutiara makin menipis dan an harganya pun terus meningkat harganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkat harganya pun terus meningkat harganya pun terus meningkat harganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkat harganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkatharganya pun terus meningkat, oleh sebab itu dilakukan pembesaran Tiram Mutiara (Pinctada maxima) pada Long line. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mempelajari teknik pembesaran, faktor-faktor yang perlu diperhatikan dan hambatan yang muncul dalam proses pembesaran tiram mutiara (Pinctada maxima) pada long line. Kegiatan Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok yang terletak di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tanggal 18 Januari sampai 18 Februari 2016. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, partisipasi aktif, wawancara dan studi pustaka.Pembesaran tiram mutiara dengan menggunakan metode long line memerlukan serangkaian kegiatan pembesaran mulai dari persiapan lokasi, ketersediaan pakan, proses persiapan, seleksi tiram mutiara, membuat pocket timbangan, pengaturan pocket tiram mutiara, pembesaran tiram mutiara dan pemanenan tiram mutiara. Spat tiram mutiara yang ditebar untuk pembesaran adalah spat yang sehat dan responsif dengan ukuran benih 1 cm. Pakan dalam pembesaran tiram mutiara (Pinctada maxima) memperoleh makanan dengan cara menyaring plankton yang masuk ke dalam cangkangnya. Parameter kualitas air meliputi kecepatan arus 0,02-0,11 m/s, kecerahan 6-11 m, suhu berkisar 29-30 oC, pH 7,2-7,9, salinitas 30-32 ppt dan oksigen terlarut 5,3 – 6,6 ppm. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tiram mutiara ialah lokasi, kualitas air, serta hama dan penyakit. Adapun hambatan yang muncul dalam proses pembesaran tiram mutiara adalah kondisi perairan dan cuaca, serta hama dan penyakit yang mengakibatkan gagalnya pembesaran.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP.53/17 Noe t
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
KEN LARASATI NOERRACHMITA, 141311133180UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorANNUR AHADI ABDILLAH, S.Pi., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 26 Sep 2017 22:11
Last Modified: 26 Sep 2017 22:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61791
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item