TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) PADA TAMBAK PLASTIK HDPE DI INSTALASI BUDIDAYA AIR PAYAU (IBAP) LAMONGAN JAWA TIMUR

PEGGY YULIA SAHARI, 141311133033 (2017) TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) PADA TAMBAK PLASTIK HDPE DI INSTALASI BUDIDAYA AIR PAYAU (IBAP) LAMONGAN JAWA TIMUR. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PKL.PK.BP.63-17 Sah t ABSTRAK.pdf

Download (90kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PKL.PK.BP.63-17 Sah t LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2020.

Download (996kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu jenis udang introduksi yang akhir-akhir ini banyak diminati, karena memiliki banyak keunggulan. Keuntungan menggunakan tambak plastik adalah cost affordable dan tidak memerlukan biaya yang besar, mudah untuk dikelola, dapat dipraktikan di dalam semua jenis tanah, efisiensi dalam penggunaan pakan. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui teknik pembesaran udang vannamei pada tambak plastik HDPE dan permasalahan yang terjadi dalam usaha pembesaran udang vannamei pada tambak plastik HDPE di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 18 Januari sampai 18 Februari 2016. Metode kerja yang digunakan adalah metode diskriptif dengan pengumpulan data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, partisipasi aktif, observasi dan studi pustaka. Teknik pembesaran udang vannamei pada tambak plastik HDPE di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan meliputi persiapan tambak, persiapan air, pemilihan dan penebaran benur, pengaturan dan pemberian pakan, monitoring kualitas air, pengendalian hama dan penyakit serta pemanenan. Masalah yang terjadi di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan adalah adanya hama di sekitar tambak dan masuk ke dalam tambak. Permasalahan lainnya adalah ketika musim hujan, biasanya udang rentan mati karena cuaca yang dapat menyebabkan tidak adanya sinar matahari atau panas. Luas tambak 2.000 m2 dengan total benih yang ditebar sebanyak 250.000 ekor. Padat tebar pada tambak 125 ekor/m2. Total panen pada tambak RP3 sebanyak 1.550 kg dengan SR 62% dan tambak RP4 sebanyak 1.200 kg dengan SR 48%

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP.63/17 Sah t
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
PEGGY YULIA SAHARI, 141311133033UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorGunanti Mahasri, Dr., Ir., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 27 Sep 2017 18:11
Last Modified: 27 Sep 2017 18:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61824
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item