HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, ASUPAN, DAN PENAMPILAN MAKANAN DENGAN SISA MAKANAN PAGI PASIEN RAWAT INAP (Studi di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya)

RIZKA AMALIA HABIBA, 101511223020 (2017) HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, ASUPAN, DAN PENAMPILAN MAKANAN DENGAN SISA MAKANAN PAGI PASIEN RAWAT INAP (Studi di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM.135.17 Hab h - Abstrak.pdf

Download (66kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM.135.17 Hab h - Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 28 September 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit (SPMRS) mengenai sisa makanan rumah sakit setidaknya tidak melebihi 20%. Permasalahan sisa makanan di beberapa rumah sakit di Indonesia yaitu >20%. Proporsi sisa yang cukup tinggi terletak pada makan pagi. Hal ini mengakibatkan asupan gizi tidak adekuat sehingga berdampak pada lamanya rawat inap, meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Sisa makanan bisa disebabkan dari faktor individu, kebiasaan pola makan, asupan makan, dan mutu makanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor individu, asupan, dan penampilan makanan dengan sisa makanan pagi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik studi cross sectional. Sampel penelitian sebesar 47 pasien terpilih secara acak berada di RSI Jemursari Surabaya. Pengumpulan data meliputi penimbangan sisa makan pagi, data sekunder tentang karakteristik individu, wawancara keadaan psikis, pola makan, asupan makan, dan penilaian kepuasan terhadap penampilan makanan. Analisis data menggunakan uji spearman dan chi square. Hasil penelitian diketahui sebagian besar responden tidak mengalami gangguan kecemasan dan depresi, berjenis kelamin laki- laki, banyak pada kelompok penyakit dalam dan jenis diet 1 yaitu KV/RL/RG/DM. Sebagian besar responden memiliki asupan energi dan protein yang kurang. Susunan makan kesehariannya masih belum lengkap namun frekuensi makan sudah tiga kali sehari. Terdapat hubungan antara depresi (p=0,02) dan asupan energi (p=0,035) dengan sisa makanan pagi. Terdapat hubungan asupan protein pagi dengan sisa lauk hewani (p=0,002). Namun tidak terdapat hubungan antara kecemasan (p=0,15), jenis kelamin (p=0,163), kelompok penyakit (p=0,358), jenis diet (p=0,5), warna (p=0,64), besar porsi (p=0,4), dan cara penyajian (p=0,83) dengan sisa makan pagi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sisa makanan dapat dipengaruhi dari depresi seseorang dan asupan makannya. Sebaiknya perlu dilakukan edukasi kepada pasien supaya berusaha menghabiskan makanannya dan memperhatikan asupannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.135.17 Hab h
Uncontrolled Keywords: sisa makanan, faktor individu, asupan makan, penampilan makanan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RIZKA AMALIA HABIBA, 101511223020UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMerryana Adriani, Dr., SKM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Dec 2017 15:55
Last Modified: 05 Dec 2017 15:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61867
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item