HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, ASUPAN GIZI DAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGSARI SURABAYA

DIAN ANITA NILAWATI, 101411123050 (2017) HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, ASUPAN GIZI DAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGSARI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM.154.17 Nil h - Abstrak.pdf

Download (26kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM.154.17 Nil h - Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 29 September 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bayi merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah gizi. Masih tingginya prevalensi masalah gizi yang dapat berdampak pada status gizi menjadi hal penting untuk diperhatikan. Faktor yang menjadi penyebab dari status gizi adalah asupan gizi, penyakit infeksi dan karakteristik ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik ibu, asupan gizi dan kejadian penyakit infeksi dengan status gizi bayi umur 6-12 bulan. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan cross sectional. Variabel dependen adalah status gizi bayi dan variabel independen adalah karakteristik ibu, asupan gizi bayi, kejadian penyakit infeksi pada bayi. Subjek ditarik dari populasi dengan cara simple random sampling. Wawancara dilaksanakan pada 88 ibu yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan. Wawancara dilakukan menggunakan kuesioner, form food recall 2x24 hours, dan pengukuran antropometri (BB/PB). Data diolah dengan uji analisis Spearman Rank dan Coefisien Contingensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar bayi mempunyai status gizi normal (76,1%). Karakteristik ibu yang berhubungan dengan status gizi meliputi pekerjaan (p=0,025), tingkat pengetahuan (p=0,012) dan jarak kelahiran (p=0,047) Asupan gizi berhubungan dengan status gizi meliputi riwayat pemberian kolostrum (p=0,033), riwayat pemberian ASI eksklusif (p=0,017) dan asupan makanan (tingkat kecukupan energi (p=0,047) dan tingkat kecukupan protein (p=0,016)). Kejadian penyakit infeksi mempunyai hubungan dengan status gizi (p=0,020). Kesimpulan dari penelitian adalah bayi yang diberikan ASI eksklusif maka mempunyai status gizi normal. Tingkat kecukupan energi dan protein semakin inadekuat maka bayi cenderung akan berstatus gizi kurus. Penelitian ini merekomendasikan kepada ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan MP-ASI secara tepat baik kualitas maupun kuantitas dan sesuai tahapan dalam pemberian makanan ke bayi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.154.17 Nil h
Uncontrolled Keywords: Status Gizi, Asupan Gizi, Kejadian Penyakit Infeksi, Bayi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DIAN ANITA NILAWATI, 101411123050UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLailatul Muniroh, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Dec 2017 16:18
Last Modified: 05 Dec 2017 16:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61891
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item